Ditangkap dari rumah sakit Gaza, Dr Hussam Abu Safiya masih ditahan oleh Israel setahun kemudian

- Jurnalis

Minggu, 28 Desember 2025 - 21:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dr Hussam Abu Safiya, seorang dokter Palestina berusia 52 tahun, telah menghabiskan satu tahun di tahanan Israel tanpa tuduhan atau pengadilan setelah pasukan Israel menangkapnya dalam penggerebekan di sebuah rumah sakit Gaza.

Pasukan Israel menculik Abu Safiya pada 27 Desember 2024 setelah menyerbu Rumah Sakit Kamal Adwan di Gaza utara dan memaksa evakuasi.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Serangan itu membuat fasilitas medis tidak dapat beroperasi. Israel telah menahannya sejak saat itu berdasarkan apa yang disebut undang-undang “pejuang ilegal”, yang mengizinkan penahanan tanpa batas waktu tanpa tuduhan dan tidak memberikan akses kepada tahanan untuk mendapatkan bukti yang memberatkan mereka.

Pengadilan Israel di Beersheba memperpanjang masa penahanan Abu Safiya selama enam bulan pada bulan Maret 2025 dan sekali lagi pada bulan Oktober 2025, tetap memenjarakannya meskipun tidak ada tuntutan yang diajukan terhadapnya.

Anggota keluarga dan pembela hak asasi manusia mengatakan pihak berwenang Israel telah menyiksa dan merendahkan martabat Abu Safiya.

Baca selengkapnya: Ditangkap dari rumah sakit Gaza, Dr Hussam Abu Safiya masih ditahan oleh Israel setahun kemudian

Dr Hussam Abu Safiya, direktur Rumah Sakit Kamal Adwan di Gaza, ditahan Israel sejak 27 Desember 2024 (X)

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Sengketa Papua Barat: Dimensi Politik, Gerakan Nasionalis Lokal Indonesia
Hasto Ogah Tanggapi Kiprah Kaesang Mencalonkan Diri di Badan Legislatif Jawa Tengah
Razia di Meureubo, Polisi Sita Hampir 775 Gram Sabu dan Tangkap Satu Pelaku
Keluarga Ajukan Permintaan Otopsi Jenazah Yanto Idorway
AS Akan Menyita Aset Iran untuk Membayar Kerugian Perang di Selar Hormuz dan Timur Tengah
Ribuan Pasukan Elit AS Bersiap Serang Fasilitas Nuklir Iran, Targetkan Rebut Uranium yang Diperkaya
Dinkes Papua Tengah Tingkatkan Kapasitas Tenaga Kesehatan dalam Pelayanan HIV
AS Ancam Serang Iran Jika Negosiasi Kebuntuan

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:51 WIB

Sengketa Papua Barat: Dimensi Politik, Gerakan Nasionalis Lokal Indonesia

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:39 WIB

Hasto Ogah Tanggapi Kiprah Kaesang Mencalonkan Diri di Badan Legislatif Jawa Tengah

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:19 WIB

Razia di Meureubo, Polisi Sita Hampir 775 Gram Sabu dan Tangkap Satu Pelaku

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:03 WIB

Keluarga Ajukan Permintaan Otopsi Jenazah Yanto Idorway

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:11 WIB

Ribuan Pasukan Elit AS Bersiap Serang Fasilitas Nuklir Iran, Targetkan Rebut Uranium yang Diperkaya

Berita Terbaru

HEADLINE

Keluarga Ajukan Permintaan Otopsi Jenazah Yanto Idorway

Selasa, 28 Jul 2026 - 17:03 WIB