JAKARTA, tniad.mil.id – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan, pembangunan daerah, khususnya di pedesaan, tidak hanya bersifat fisik tetapi juga membentuk jiwa masyarakat yang bercirikan nilai-nilai Pancasila.
Hal itu disampaikan Kasad pada acara Penganugerahan Kasad Desa Pancasila yang digelar di Aula Jenderal Besar AH Nasution, Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Jumat (19/12/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kasad menegaskan, TNI AD akan terus menjalin kerja sama dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI, termasuk Kementerian Desa.
“Kami juga sudah berdiskusi dengan teman-teman donatur, BPIP dan Kemendes PDTT, kami juga ingin berperan agar membangun desa bukan sekedar wujud, tapi wujud jiwa yang perlu kita bentuk agar memiliki nilai-nilai Pancasila,” kata Kasad.
Kasad mengatakan, saat ini terdapat 1.380 Desa Pancasila di seluruh Indonesia. Desa Pancasila ini juga mendapat dukungan dari PT. Astra Internasional Tbk dan bekerjasama dengan BPIP.
Dalam kesempatan tersebut Kasad juga menjawab pertanyaan awak media terkait penanganan bencana alam di wilayah Sumatera bahwa TNI Angkatan Darat bekerja maksimal dan para prajurit bekerja siang malam tanpa mengenal lelah dalam penanganan bencana tersebut.
Kasad mengatakan, seluruh prajurit yang membantu penanganan bencana di wilayah Aceh, Sumut, dan Sumbar telah bekerja maksimal dan menegaskan penanganan bencana di ketiga wilayah tersebut relatif cepat ditangani oleh pemerintah.
Yakinlah negara sedang bekerja super ekstra saat ini, sehingga dalam mengatasi bencana selama saya bertugas di TNI, menangani bencana sebesar itu, dalam waktu kurang dari sebulan sudah tujuh jembatan didirikan, masih banyak lagi yang masih dalam proses, puluhan helikopter, tambah Kasad.
Pada Penganugerahan Kampung Pancasila Kasad ini diberikan penghargaan dalam berbagai kategori yaitu kategori Pembangunan Ketahanan Pangan, Pembangunan UMKM, Pembangunan Karang Taruna, dan Pembangunan Ketahanan Rakyat (Wanra). Juara Umum Lomba Desa Pancasila, Juara Umum I Kodam 0809/Kediri, Juara Umum II Kodam 0909/Kutai Timur dan Juara Umum III Kodim 1805/Raja Ampat. (Dispenad)
















