Akses Bireuen–Takengon terputus, prajurit TNI mendampingi warga melewati jalur darurat

- Jurnalis

Senin, 15 Desember 2025 - 07:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Redelong, tniad.mil.id – Hingga Minggu (14/12/2025), akses jalan Bireuen-Takengon melalui Jembatan Tenge Besi masih belum bisa dilalui kendaraan bermotor akibat rusaknya badan jembatan akibat bencana alam. Kondisi ini memaksa masyarakat yang hendak melintas harus menempuh jalur tersebut dengan berjalan kaki demi keselamatan.

Pgs Danramil Kodim 0119/Bener Meriah, Kodam Iskandar Muda, Pelda Yuli menjelaskan, personel TNI terus disiagakan di lokasi untuk melakukan pemantauan, pengamanan, dan penanganan awal agar akses darurat bagi masyarakat dapat segera diaktifkan.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk sementara jalur di Jembatan Tenge Besi masih hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki. Namun, kami terus berupaya membuka akses darurat agar setidaknya kendaraan roda dua bisa melintas dan membantu kelancaran aktivitas warga,” ujarnya.

Selain itu, personel TNI juga aktif mengimbau masyarakat untuk tetap waspada saat melintasi kawasan tersebut. Kondisi jalan yang licin, berlumpur dan dipenuhi bebatuan sisa material bencana berpotensi membahayakan pengguna jalur darurat jika tidak hati-hati.

Kami mengingatkan warga untuk selalu mengikuti arahan petugas di lapangan dan tidak memaksakan diri menyeberang jika kondisi belum memungkinkan, demi keselamatan bersama, kata Pelda Yuli.

Di tengah keterbatasan akses, prajurit TNI membantu warga yang melintas dengan membawa barang bawaan, mendampingi pejalan kaki, dan memastikan jalur relatif aman. Dengan berjalan melewati lumpur dan bebatuan, kehadiran prajurit di lapangan diharapkan dapat meringankan beban masyarakat pasca bencana.

Kodim 0119/Bener Meriah akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mempercepat penanganan dan pemulihan akses jalan, sehingga konektivitas Bireuen-Takengon dapat kembali normal dan aktivitas masyarakat dapat berjalan lancar kembali. (Dispenad)

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.
Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan
Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961
Shane McClanahan dari Rays: Keluar karena kemungkinan cedera punggung
Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?
Berita Pasar Saham dan Alat Penelitian
Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4
Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:14 WIB

Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:59 WIB

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:46 WIB

Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:35 WIB

Shane McClanahan dari Rays: Keluar karena kemungkinan cedera punggung

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:18 WIB

Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?

Berita Terbaru