Djarot PDIP Sebut Jokowi Presiden Pertama yang Menantunya Terjun ke Politik Praktis

- Jurnalis

Kamis, 11 Juli 2024 - 17:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatPos.id – Ketua Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan atau PDIP, Djarot Saiful Hidayat, mengatakan, baru pada era Presiden Joko Widodo keluarga presiden mulai aktif berpolitik praktis. Bahkan, kata Djarot, tidak ada satu pun anak Presiden Soeharto yang terlibat dalam politik praktis.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sejak zaman Pak Jokowi, anak-anaknya, menantunya, dan keluarga dekatnya sudah aktif berpolitik,” kata Djarot di Kompleks Parlemen DPR RI, Kamis, 11 Juli 2024.

Djarot menilai, Jokowi tidak hanya mempersiapkan anak dan menantunya untuk terjun ke dunia politik, tetapi juga saudara dan cucunya. Menurutnya, hal itu memang diperbolehkan dalam demokrasi asalkan sesuai dengan prosedur.

Di penghujung masa pemerintahannya, Jokowi disebut-sebut melakukan intervensi dengan memberikan karpet merah kepada anak dan menantunya untuk mendapatkan jabatan politik. Putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, menjabat sebagai Wali Kota Solo berkat campur tangan sang ayah. Tak berhenti di situ, Jokowi juga diduga menggunakan aparatur negara dan mengintervensi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 90.

Putusan Mahkamah Konstitusi tersebut memberikan kesempatan kepada Gibran yang masih di bawah umur untuk maju sebagai calon wakil presiden. Kemudian, pascaputusan Mahkamah Konstitusi tersebut, Gibran ditetapkan sebagai calon wakil presiden pendamping Prabowo Subianto pada pemilihan presiden 2024.

Sementara itu, menantunya, Bobby Nasution, menjabat sebagai Wali Kota Medan. Saat ini, Bobby akan maju dalam pemilihan Gubernur Sumatera Utara. Bobby didukung oleh tujuh partai politik di Sumatera Utara, sehingga koalisi Bobby sangat kuat.

Djarot menyinggung alasan tujuh partai politik mendukung Bobby Nasution. Ia meragukan alasan partai-partai itu mendukung Bobby karena Bobby sendiri.

“Kalau Mas Bobby, dia dapat (dukungan partai) karena Mas Bobby atau karena mertuanya, itu pertanyaannya,” kata Djarot, kemarin, Selasa.

Menurut Djarot, Bobby Nasution belum tentu menang dengan dukungan koalisi besar. Ia mengatakan, pada akhirnya rakyatlah yang menentukan. Djarot mengatakan, PDIP bisa saja mengusung nama sendiri di Pilkada Sumut. Namun, PDIP masih terbuka untuk berkomunikasi dengan partai lain yang belum masuk koalisi pendukung Bobby.

RakyatPos.ID Network

Berita Terkait

Intoleransi Laktosa vs Alergi Susu Sapi, Ketahui Perbedaan Penyebab dan Gejalanya
Iran Mengancam Akan Menyerang Hotel, Bank, dan Properti Trump di Timur Tengah
KLIK DI SINI untuk menonton langsung Chivas vs Bravos de Juárez!
Tgk Tarmizi Tarmizi dan Ayah Teubeng Pimpin Majelis Syura PKB Pidie
Singkirkan Karat, Bangun Kesuksesan | Materi Pertandingan
Masa Transisi Darurat akan segera berakhir, Aceh Bersiap Masuk Fase Rehabilitasi-Rekon
Cuaca 26 Juli, Tiga Kecamatan di Aceh Singkil Hujan Ringan
Serangan Iran semakin tepat sasaran AS, Pentagon curiga Moskow dan Beijing terlibat

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 06:05 WIB

Intoleransi Laktosa vs Alergi Susu Sapi, Ketahui Perbedaan Penyebab dan Gejalanya

Minggu, 26 Juli 2026 - 05:48 WIB

Iran Mengancam Akan Menyerang Hotel, Bank, dan Properti Trump di Timur Tengah

Minggu, 26 Juli 2026 - 05:47 WIB

KLIK DI SINI untuk menonton langsung Chivas vs Bravos de Juárez!

Minggu, 26 Juli 2026 - 05:38 WIB

Tgk Tarmizi Tarmizi dan Ayah Teubeng Pimpin Majelis Syura PKB Pidie

Minggu, 26 Juli 2026 - 05:18 WIB

Singkirkan Karat, Bangun Kesuksesan | Materi Pertandingan

Berita Terbaru

HEADLINE

Singkirkan Karat, Bangun Kesuksesan | Materi Pertandingan

Minggu, 26 Jul 2026 - 05:18 WIB