RakyatPos.id -Publik tengah menanti kejelasan terkait pemberhentian Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair), Prof. Budi Santoso, oleh Rektor Unair, Prof. M. Nasih.
Tokoh nasional Mahfud MD mengaku heran dengan informasi yang beredar, yang menyebut pemecatan itu terkait penolakan dokter asing masuk ke Indonesia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Yang jadi masalah, Kemenkes menyatakan tidak pernah meminta pergantian dekan, karena memang tidak ada hubungan struktural. Sebaliknya, Kemendikbud dikabarkan menyesalkan pemberhentian tersebut,” kata Mahfud, melalui akun X miliknya, Minggu (7/7).
Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan itu menegaskan, setiap pemberhentian jabatan struktural pasti ada alasan dan prosedurnya. Keduanya harus dijelaskan secara terbuka, meski tetap akan menimbulkan pro dan kontra.
“Khususnya di perguruan tinggi. Jangan sampai ada yang melempar batu ke Unair tapi sembunyi tangan. Perguruan tinggi adalah salah satu benteng peradaban dalam menjaga integritas keilmuan,” tuturnya.
Pemecatan itu pun memicu gelombang penolakan dari para guru besar dan dosen FK Unair. Mereka mengancam akan melakukan aksi mogok kerja.
RakyatPos.ID Network
















