Perancang busana Dicky Mario pun memberikan pandangannya terkait gaya busana Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) yang mengenakan kemeja putih dan celana panjang hitam yang tetap konsisten meski bukan Kepala Negara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, pilihan busana bukan sekadar gaya, melainkan mencerminkan kesederhanaan dan dekat dengan kehidupan masyarakat.
Baca juga: Jusuf Kalla Blak-blakan Soal Ijazah Jokowi: Saya Bela, Bukan Saya Serang
“Pak Jokowi memang jenius karena mempelajari psikologi masyarakatnya. Putih dan hitam itu simbol yang sangat sederhana,” ujarnya di YouTube Hendri Satrio, seperti dikutip Senin (26/10/2026).
Ia pun menilai perpaduan warna putih dan hitam memiliki kesan sederhana dan mudah diterima oleh berbagai kalangan. Menurutnya, perpaduan warna tersebut seperti pakaian dasar saat masih berstatus pelajar.
“Jokowi ingin menunjukkan dirinya sederhana meski terkadang memakai batik di beberapa momen,” imbuhnya.
Baca juga: Laporan Kebakaran Gibran: 71 Persen Publik Tak Puas dengan Anak Jokowi!
Selain itu, ia juga menilai cara Jokowi mengenakan batik parang dan pakaian adat lainnya dekat dengan tradisi dan budaya Indonesia.
Ia menambahkan, konsistensi Jokowi dalam mengenakan kemeja putih dan celana panjang hitam menjadi identitas yang melekat pada dirinya.
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Editor tidak bertanggung jawab atas isi atau akibat yang timbul dari isi ini. Agregator artikel oleh Agensi Digital JetMedia
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency



















