Fatima Kritik Konsep MBG, Budiman Sudjatmiko Beberkan Alasannya

- Jurnalis

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, KOMPAS.TV – Wakil Ketua BEM UI 2026 Fatima Azzahra mempertanyakan pendekatan pemerintah melalui program MBG.

Menurut dia, masyarakat idealnya bisa memenuhi kebutuhan pangan gizinya secara mandiri. Ia juga menyoroti pembangunan dapur dan mekanisme distribusi makanan di sekolah yang dinilai belum menjawab persoalan kemandirian masyarakat.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fatima berharap konsep kesejahteraan yang memungkinkan masyarakat memenuhi kebutuhannya sendiri juga bisa diterapkan pada program pemerintah lainnya.

Menanggapi kritik tersebut, Budiman Sudjatmiko menjelaskan intervensi negara dalam penyediaan pangan bergizi memiliki beberapa tujuan. Salah satunya dengan meningkatkan kehadiran siswa di sekolah.

Budiman juga mengatakan, makanan bergizi yang sesuai dengan selera anak dapat menjadi insentif bagi masyarakat untuk meningkatkan kehadiran siswa.

Ia meyakini pemenuhan gizi dan pendidikan tidak boleh bertentangan, karena keduanya saling mendukung perkembangan.

Budiman bahkan membuka kemungkinan penyesuaian sasaran program, termasuk pemberian makan dua kali sehari bagi masyarakat kelas bawah atau tertinggal, daerah terdepan dan terluar atau 3T.

Di sisi lain, Fatima menyoroti kekecewaan masyarakat terhadap pemerintah yang kerap meminta masyarakat menunggu hasil dari program yang baru berjalan.

Menurutnya, masyarakat sudah menantikan perubahan dari satu pemerintahan ke pemerintahan berikutnya, sehingga wajar jika mereka mengharapkan hasil yang bisa dirasakan saat ini.

Bagaimana menurutmu? Tulis di kolom komentar.

Tonton selengkapnya di sini:

Baca Juga: BEM UI Fatima Soroti 19 Juta Peluang Kerja, Budiman: Bukan Satu-Satunya Solusi | ROSI

#demomastudents #bemui #budimansudjatmiko

Download Aplikasi KompasTV di TV Anda, kini dalam satu aplikasi untuk semua Video Premium, Breaking News dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Editor tidak bertanggung jawab atas konten atau akibat yang timbul dari konten ini. Agregator artikel oleh Agensi Digital JetMedia

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Polemik Ijazah Gibran Memasuki Babak Baru
Pemilik Pilot Pete’s Coffee and Treats, di stasiun Elmhurst Metra, Peter Thomas, dituduh menjual sabu: polisi
Pria berkostum Halloween menusuk 2 orang di kedai kopi: APD
Gempa Magnitudo 4,8 Terjadi di Laut Kodi Barat, BMKG Sebut Tak Berpotensi Tsunami
ODI Tri-Series (PAK) 2026/27, Pratinjau Pertandingan Final PAK vs SL
3 Aksi Gaya Bebas Remaja di Sragen Viral yang Berakibat Tilang dan Permintaan Maaf
Guangzhou Terbuka: Harriet Dart mencapai semifinal Tur WTA kedua dalam karirnya
Polisi menyelidiki waktu yang dihabiskan Jeffrey Epstein di Balmoral bersama Andrew Mountbatten-Windsor
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Polemik Ijazah Gibran Memasuki Babak Baru

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Pemilik Pilot Pete’s Coffee and Treats, di stasiun Elmhurst Metra, Peter Thomas, dituduh menjual sabu: polisi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Pria berkostum Halloween menusuk 2 orang di kedai kopi: APD

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Gempa Magnitudo 4,8 Terjadi di Laut Kodi Barat, BMKG Sebut Tak Berpotensi Tsunami

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:25 WIB

ODI Tri-Series (PAK) 2026/27, Pratinjau Pertandingan Final PAK vs SL

Berita Terbaru

HEADLINE

Polemik Ijazah Gibran Memasuki Babak Baru

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:20 WIB

HEADLINE

Pria berkostum Halloween menusuk 2 orang di kedai kopi: APD

Sabtu, 31 Okt 2026 - 15:45 WIB

Al Jazeera - LIVE