Rp. 106,3 Miliar Disita, KPK Buka Opsi Panggil Nusron Wahid

- Jurnalis

Rabu, 16 September 2026 - 08:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


RakyatPos.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka kemungkinan memanggil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid untuk dimintai keterangan dalam kasus dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor.

KPK menegaskan pemanggilan Nusron akan ditentukan berdasarkan kebutuhan penyidikan.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan ini muncul setelah penyidik ​​mengungkap empat dari delapan tersangka kasus tersebut diduga merupakan orang kepercayaan Nusron.

“Apakah nanti NW (Nusron Wahid) akan dipanggil? Ya, tergantung kebutuhan penyidikan ke depan,” kata Plt Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi Achmad Taufik Husein di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (15/9/2026).

Taufik mengatakan, dugaan hubungan tersebut diperoleh penyidik ​​dari keterangan para pihak yang diperiksa serta barang bukti elektronik yang diamankan.

Empat orang yang disebut KPK sebagai orang kepercayaan Nusron adalah mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, Ketua DPP Partai Golkar Fahd El Fouz alias Fahd Arafiq, serta pihak swasta Erwin dan Muhammad Fakhry.

Kasus ini mencuat setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Jabodetabek pada 14 September 2026.

OTT tersebut terkait dugaan korupsi pengelolaan HGB PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor.

Sehari kemudian, KPK menetapkan delapan orang sebagai tersangka.

Mereka antara lain Direktur Jenderal Pengendalian dan Pengendalian Pertanahan Kementerian ATR/BPN Lampri, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor Sontang Coin Manurung, Direktur Utama PT Summarecon Agung Tbk Adrianto Pitojo Adhi, dan Rizal Pahlevi selaku pihak swasta atau perantara.

Selain itu, KPK menetapkan Arif Sugiyanto, Fahd Arafiq, Erwin, dan Muhammad Fakhry sebagai tersangka. KPK kemudian menahan seluruh tersangka selama 20 hari pertama, terhitung 15 September hingga 4 Oktober 2026.

Tekanan terhadap kasus ini semakin besar setelah KPK mengamankan barang bukti uang tunai sekitar Rp106,3 miliar rangkaian OTT.

Dengan empat orang tersangka yang disebut-sebut merupakan orang kepercayaan Nusron, fokus penyidikan kini tak hanya tertuju pada dugaan praktik suap pengurusan HGB, tapi juga sejauh mana penyidik ​​menelusuri komunikasi, aliran uang, hingga hubungan tersangka dengan Menteri ATR/BPN.

Namun hingga saat ini, Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) belum menetapkan Nusron sebagai tersangka. Pemanggilannya masih bergantung pada kebutuhan penyidikan dan pengembangan alat bukti

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Liar! Sopir Travel Disandera OPM & Dipaksa Bikin Video Dukung Papua Merdeka Lalu Ditembak!
Dimana Red Sox Berdiri Dalam Perlombaan Playoff Dengan Sisa Dua Minggu
Istri Purbaya mengatakan negara tidak bisa diperbaiki: Banyak orang jahat, ayah cemas untuk pindah
Skandal Jiwasraya dan Asabri, Mantan Anggota BIN Ungkap Dugaan Peran Jokowi dan Febrie
Olu Jacobs meninggal: Aktor veteran Nigeria meninggal pada usia 84 tahun
HRS: Boleh saja kalau tidak tamat SD kalau mau jadi wakil presiden, pokoknya jangan bohong, bilang kamu SMA…
Aris Sanda, pengemudi asal Toraja yang disandera OPM ditemukan tewas di dalam mobilnya yang terbakar
Mikayla Matthews keluar dari ‘Kehidupan Rahasia Istri Mormon’, dengan alasan moral

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:04 WIB

Liar! Sopir Travel Disandera OPM & Dipaksa Bikin Video Dukung Papua Merdeka Lalu Ditembak!

Rabu, 16 September 2026 - 18:03 WIB

Dimana Red Sox Berdiri Dalam Perlombaan Playoff Dengan Sisa Dua Minggu

Rabu, 16 September 2026 - 17:51 WIB

Istri Purbaya mengatakan negara tidak bisa diperbaiki: Banyak orang jahat, ayah cemas untuk pindah

Rabu, 16 September 2026 - 17:26 WIB

Skandal Jiwasraya dan Asabri, Mantan Anggota BIN Ungkap Dugaan Peran Jokowi dan Febrie

Rabu, 16 September 2026 - 17:19 WIB

Olu Jacobs meninggal: Aktor veteran Nigeria meninggal pada usia 84 tahun

Berita Terbaru

Al Jazeera - LIVE