Prabowo mengatakan kebakaran hutan dan rentetan bencana yang melanda Indonesia adalah takdir

- Jurnalis

Senin, 7 September 2026 - 23:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatPos.id – Presiden Prabowo Subianto menyebut rentetan bencana alam, mulai dari kebakaran hutan hingga gempa bumi, adalah nasib letak geografis Indonesia.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan tersebut merujuk pada posisi Indonesia yang rentan terhadap berbagai krisis alam secara bersamaan.

Prabowo secara khusus menyoroti sejumlah kejadian darurat yang saat ini sedang ditangani pemerintah.

Berbagai situasi akibat bencana kita hadapi. Gempa bumi di Flores, lalu kini aktivitas Gunung Anak Krakatau, serta kebakaran hutan dan asap yang masih menjadi permasalahan kita semua, kata Prabowo saat memimpin rapat koordinasi penanggulangan bencana secara virtual, Senin (7/9/2026).

Kondisi kerentanan ini, menurut Prabowo, merupakan konsekuensi yang tidak bisa dihindari dan harus diterima oleh negara.

Oleh karena itu, kesiapsiagaan penuh dari seluruh elemen pemerintah tanpa memandang waktu merupakan suatu keharusan yang mutlak.

“Ini takdir kita. Negara ini di ring of fire ya. Jadi ini membawa kita, kita harus siap menghadapi situasi seperti ini kapan pun,” tegasnya.

Berdasarkan realita letak geografis tersebut, Prabowo menilai pemerintah perlu mengambil langkah konkrit terkait penanganan krisis.

Ia memandang hal ini sebagai pembelajaran penting untuk memperkuat fondasi pertahanan negara terhadap bencana alam.

Artinya mungkin ada hikmahnya juga bagi kita, bagi pemerintahan yang saya pimpin, alokasi anggaran mitigasi bencana harus kita tingkatkan secara signifikan, tutupnya.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Gadis 15 Tahun Korban Gempa NTT Diduga Diperkosa, Kementerian PPPA Turun Tangan
Virus! Petugas Kebersihan Bandara Soetta Teriak Diduga Kerasukan Pocong
Buntut kisruh 27 Agustus, Ahmad Khozinudin cs desak Kementerian Hukum cabut izin GRIB Jaya
25 tahun setelah serangan 11 September, Taliban kembali berkuasa di Afghanistan, namun kini dengan senjata AS senilai $7 miliar
PSI: Kang Dedi Penerus Jokowiisme, Berpotensi Jadi Presiden
Barbara Palvin Tampil Tanpa Celana dalam Blus Jubah Baby-Pink Saat Pemotretan Hamil yang Melamun Bersama Dylan Sprouse
Pakar ITS: Waspadai Gunung Semeru dan Merapi
Setelah Chrysler Membeli AMC, Kami Hampir Mendapatkan Sedan Olahraga V8 Ini

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 01:27 WIB

Gadis 15 Tahun Korban Gempa NTT Diduga Diperkosa, Kementerian PPPA Turun Tangan

Selasa, 8 September 2026 - 00:49 WIB

Virus! Petugas Kebersihan Bandara Soetta Teriak Diduga Kerasukan Pocong

Selasa, 8 September 2026 - 00:31 WIB

Buntut kisruh 27 Agustus, Ahmad Khozinudin cs desak Kementerian Hukum cabut izin GRIB Jaya

Selasa, 8 September 2026 - 00:25 WIB

25 tahun setelah serangan 11 September, Taliban kembali berkuasa di Afghanistan, namun kini dengan senjata AS senilai $7 miliar

Selasa, 8 September 2026 - 00:02 WIB

PSI: Kang Dedi Penerus Jokowiisme, Berpotensi Jadi Presiden

Berita Terbaru

HEADLINE

PSI: Kang Dedi Penerus Jokowiisme, Berpotensi Jadi Presiden

Selasa, 8 Sep 2026 - 00:02 WIB

Al Jazeera - LIVE