RakyatPos.id – Pengamat kebijakan publik Muhammad Said Didu menilai pencopotan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada Senin (14/9/2026) berlangsung tidak wajar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pergantian Menteri Keuangan hari ini sepertinya berlangsung tidak normal,” tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Selasa (15/9).
Menurut Said Didu, ada dua kemungkinan yang melatarbelakangi keputusan Presiden Prabowo Subianto mengganti Purbaya dengan Suahasil Nazara yang sebelumnya menjabat Wakil Menteri Keuangan.
“Kalau tidak normal, maka ada 2 kemungkinan: 1) Menteri Keuangan salah besar, atau 2) Menteri Keuangan sudah berada di jalur yang benar namun ada pihak yang merasa terganggu dan menekan Presiden untuk mengganti Menteri Keuangan,” kata Said Didu.
Pada Senin (14/9/2026), Presiden Prabowo resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara. Proses penggantiannya cepat dan penuh dinamika.
Sore harinya, Purbaya masih menghadiri Rapat Kerja dengan DPD RI di Senayan. Namun, pertemuan itu tiba-tiba terhenti karena ada panggilan penting. Tak lama kemudian, Purbaya meninggalkan lokasi, dan beberapa jam kemudian posisinya digantikan oleh Suahasil.



















