Menuntut Reformasi FIFA, Negara-negara Nordik Mendukung Tuntutan Presiden Gianni Infantino untuk Mengundurkan Diri

- Jurnalis

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ringkasan Berita:

Mereka menuntut penyelidikan independen dan reformasi tata kelola FIFA, termasuk jaminan bahwa kompetisi tidak akan dibuka untuk kepemilikan swasta.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tekanan terhadap Infantino semakin meningkat menjelang pemilihan Presiden FIFA 2027, karena ia menargetkan masa jabatan keempat hingga tahun 2031.

RakyatPos.id – Enam asosiasi sepak bola Nordik—Denmark, Finlandia, Islandia, Norwegia, Swedia, dan Kepulauan Faroe—mengatakan bahwa mereka kehilangan kepercayaan pada Presiden FIFA Gianni Infantino.

Mereka juga mendukung tuntutan agar Infantino mengundurkan diri.

Dalam pernyataan bersama usai pertemuan di Helsinki, Minggu (23/8/2026), asosiasi menyatakan keprihatinannya terhadap tata kelola FIFA dan proses pengambilan keputusan di tingkat tertinggi.

Mereka mendukung seruan UEFA, AFC dan CONCACAF untuk perubahan kepemimpinan FIFA dan meminta penyelidikan independen terhadap tata kelola organisasi sepak bola dunia tersebut.

Salah satu pemicu utama krisis kepercayaan adalah rencana kontroversial Infantino yang menjual sebagian kepemilikan aktivitas komersial FIFA, termasuk hak terkait Piala Dunia, kepada investor swasta.

Rencana tersebut kemudian dibatalkan setelah mendapat tentangan luas dari berbagai pihak.

Negara-negara Nordik menuntut FIFA memberikan jaminan yang mengikat bahwa tata kelola organisasi dan kompetisinya tidak akan dibuka kembali untuk kepemilikan swasta.

Mereka juga meminta evaluasi independen dan menyeluruh terhadap sistem tata kelola FIFA untuk memastikan transparansi, akuntabilitas dan pemantauan yang memadai serta keseimbangan mekanisme kekuasaan.

Tekanan terhadap Infantino semakin meningkat menjelang pemilihan presiden FIFA pada Maret 2027.

Infantino diketahui sedang mencari masa jabatan keempat, yang akan membuatnya tetap memimpin FIFA hingga 2031 jika terpilih kembali.

Asosiasi Sepak Bola Denmark sebelumnya telah menarik dukungan terhadap pencalonan Infantino dan berkomitmen mencari kandidat alternatif untuk pemilu mendatang.

Krisis tersebut menunjukkan semakin lebarnya perbedaan pandangan di dunia sepak bola mengenai kepemimpinan Infantino, terutama mengenai transparansi, tata kelola, dan keterlibatan kepentingan komersial dalam penyelenggaraan kompetisi FIFA.


JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

WNBA 'tidak tahu apa yang akan mereka hadapi,' kata Enes Kanter Freedom saat liga menangani masalah atlet trans
Blang Padang dan Kepastian Hukum Harta Wakaf Aceh
Hentikan Penjarahan Emas di Aceh
Spoiler Big Brother 28: Yash menerima suap Dee, nominasi Minggu ke-7
Berdasarkan angka: Gauff meningkatkan skor menjadi 5-0 melawan Samsonova untuk mencapai putaran ketiga Cincinnati
INAR Selenggarakan UKOM Keperawatan Vokasi Nasional Periode 3 Tahun 2026
Viral, Pemuda Kristen Raih Hadiah Umroh Gratis di Lomba Al-Qur'an
Warga Meriah Hiasi Lomba Rakyat HUT Demokrat di Banda Aceh

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:56 WIB

WNBA 'tidak tahu apa yang akan mereka hadapi,' kata Enes Kanter Freedom saat liga menangani masalah atlet trans

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:43 WIB

Blang Padang dan Kepastian Hukum Harta Wakaf Aceh

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:31 WIB

Hentikan Penjarahan Emas di Aceh

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:20 WIB

Spoiler Big Brother 28: Yash menerima suap Dee, nominasi Minggu ke-7

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:06 WIB

Menuntut Reformasi FIFA, Negara-negara Nordik Mendukung Tuntutan Presiden Gianni Infantino untuk Mengundurkan Diri

Berita Terbaru

HEADLINE

Blang Padang dan Kepastian Hukum Harta Wakaf Aceh

Senin, 24 Agu 2026 - 07:43 WIB

HEADLINE

Hentikan Penjarahan Emas di Aceh

Senin, 24 Agu 2026 - 07:31 WIB

Al Jazeera - LIVE