VIDEO – Kementerian Pertanian Genjot Pemulihan Sawah Pasca Banjir di Aceh Tamiang

- Jurnalis

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan Jurnalis Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

RakyatPos.id, KUALASIMPANG – Kementerian Pertanian turun tangan terhadap ribuan hektare sawah yang rusak akibat banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang melalui program Optimalisasi Lahan Bencana yang dimulai Kamis (16/7/2026). Pemulihan ini ditujukan untuk mendongkrak produktivitas dan indeks tanam petani lokal yang lumpuh sejak akhir tahun lalu.

Plt Kepala BRMP Ruminansia Kecil Muhammad Syawal mewakili Kementerian Pertanian menyatakan, penanganan pascabencana pada November 2025 mengutamakan pemulihan struktur tanah yang rusak parah. Skema penyelamatan terbagi menjadi dua metode adaptif di lapangan.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembagian kategori penanganan didasarkan pada tingkat keparahan lahan yang tersapu banjir bandang. Syawal membenarkan, ada daerah yang mendapat perlakuan ringan dan ada juga yang memerlukan perbaikan infrastruktur lahan secara menyeluruh.

Dari pemetaan berkala yang dilakukan pemerintah pusat, pekerjaan fisik di wilayah Aceh Tamiang kini mulai menunjukkan angka nyata. Ratusan hektar lahan kritis akibat timbunan lumpur dan air banjir berangsur pulih.

Tak hanya fokus pada wilayah yang rusak parah, pemerintah juga terus mendorong pengerjaan hamparan sawah yang masuk kategori rusak ringan agar petani bisa segera masuk ke sawah. Untuk kategori ringan, realisasi pengerjaannya mencapai sekitar 1.900 hektare.

Proyek restorasi ini dirancang sebagai instrumen utama untuk mendorong produktivitas lahan kembali ke titik optimal. Target besarnya adalah melampaui batas frekuensi panen tradisional yang diterapkan petani sebelum bencana terjadi.

Kementerian Pertanian berharap pemulihan fisik ini seiring dengan masifnya peningkatan indeks tanam di Aceh Tamiang pada beberapa musim tanam mendatang.

Langkah taktis melalui realisasi program optimalisasi lahan bencana ini diharapkan mampu memulihkan sepenuhnya stabilitas ketahanan pangan daerah. Syawal menegaskan komitmen kuat kementerian dalam memulihkan fungsi ruang produksi pertanian lokal. (gila)

Narator: Syita

Editor Video: Muhammad Anshar


JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.
Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan
Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961
Shane McClanahan dari Rays: Keluar karena kemungkinan cedera punggung
Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?
Berita Pasar Saham dan Alat Penelitian
Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4
Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:14 WIB

Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:59 WIB

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:46 WIB

Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:35 WIB

Shane McClanahan dari Rays: Keluar karena kemungkinan cedera punggung

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:18 WIB

Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?

Berita Terbaru