Ringkasan Berita:
- Pembangunan Jembatan Baru Krueng Tingkeum, Kutablang, Bireuen telah memasuki tahap krusial dengan pemasangan Steel Box Girder sepanjang 57 meter menuju pilar tengah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
- BPJN Aceh menargetkan proses pendorongan selesai dalam dua minggu, disertai dengan pengecoran trotoar dan pembangunan oprit.
- Sistem lalu lintas Banda Aceh-Medan tetap dibuka dan ditutup, sementara pengendara diminta berhati-hati saat melintasi jembatan darurat.
Laporan Jurnalis Serambi Indonesia Yusmandin Idris | Bireuen
RakyatPos.id, BIREUEN – Pembangunan jembatan baru di Krueng Tingkeum, Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, memasuki salah satu tahapan penting.
Proses pemasangan struktur utama jembatan kini mulai dilakukan dengan mendorong Steel Box Girder (SBG) atau balok baja induk ke arah pilar tengah sebagai penyangga bentang jembatan baru.
Tahapan ini menjadi penanda bahwa proyek duplikasi jembatan yang menghubungkan Jalan Nasional Banda Aceh-Medan terus berjalan sesuai tahapan pembangunannya.
Asisten Barang Milik Negara (BMN) Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Satker Wilayah I Aceh, Fachruddin mengatakan, proses pendorongan Steel Box Girder sudah dimulai sejak beberapa hari terakhir dan masih berlangsung hingga Jumat (17/7/2026).
Menurut dia, pekerjaan saat ini difokuskan pada pemasangan bentang tengah sepanjang 57 meter yang merupakan bagian paling vital pada struktur jembatan.
“Proses hari ini masih mendorong Girder Plat Baja sepanjang 57 meter menuju pilar A2,” ujarnya.
Baca juga: Oprit Jembatan Kutablang Bireuen Mulai Terisi, Progres Konstruksi Capai 71,80 Persen
“Saat ini yang sedang dibangun ada dua bentang, dan setelah salat Jumat akan dipasang bentang lagi yang menyambung ke pilar A2,” jelasnya.
“Total untuk dua lajur tersebut ada 10 unit Steel Plate Girder,” kata Fachruddin kepada Serambinews.com saat meninjau langsung pekerjaan di lokasi, Jumat (17/7/2026).
Dijelaskannya, proses pendorongan dilakukan secara bertahap dengan menggunakan kendaraan berat dan alat khusus agar posisi balok baja tetap presisi saat bergerak menuju titik pemasangan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, rangkaian Steel Box Girder di sisi barat jembatan telah dirakit terlebih dahulu sebelum didorong secara perlahan menuju pilar tengah.
Komponen ini merupakan struktur utama yang akan menopang beban kendaraan yang melintasi jembatan baru.
Fachruddin menambahkan, sejauh ini rantai penghubung di bagian depan berhasil didorong sekitar enam meter.
Proses ini telah berlangsung selama kurang lebih seminggu dan diperkirakan memakan waktu sekitar dua minggu hingga bentang sepanjang 57 meter tersebut mencapai posisi akhir di pilar A2.
Baca juga: VIDEO – Perbaikan 20 Buah Lantai Jembatan Kutablang Masih Tersisa 15 Buah

















