Ringkasan Berita:
- Sebanyak 206 santri baru Dayah Terpadu Jamiah Az Zanjabil Desa Buket Teukuh Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen mengikuti Pekan Orientasi Santri Baru
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
- Mereka duduk bersila di musala yang diberi pembatas antara siswa laki-laki dan perempuan, selain itu panitia, dewan guru, dan pengasuh juga turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
- Selama masa orientasi, para siswa juga akan mendapat bimbingan dari pengurus asrama, guru dayah, dan mengikuti berbagai kegiatan, termasuk olahraga.
Laporan Jurnalis Serambi Indonesia, Yusmandin Idris | Bireuen
RakyatPos.id, BIREUEN – Sebanyak 206 santri baru Dayah Terpadu Jamiah Az Zanjabil, Desa Buket Teukuh, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, mengikuti Pekan Orientasi Santri Baru yang dilaksanakan selama tiga hari, mulai Rabu (15/7/2026).
Kegiatan bertajuk Almurtaja (Risalah Multaga, Ta'aruf, dan Jahiziyah) dipusatkan di musala kompleks Dayah dan dibuka langsung oleh Pimpinan Dayah Terpadu Jamiah Az Zanjabil, Drs Tgk H Akhtiar Ismail Lc.
Berdasarkan pantauan Serambinews.com, para mahasiswa baru mengikuti orientasi dengan tertib.
Mereka duduk bersila di musala yang diberi pembatas antara siswa laki-laki dan perempuan, selain itu panitia, dewan guru, dan pengasuh juga turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Baca juga: Kajian ISAD Aceh: Mendorong Dayah Menjadi Agen Transformasi Menghadapi Krisis Moral Generasi Muda
Dalam arahannya, Tgk H Akhtiar Ismail memberikan pembekalan mengenai lingkungan Dayah, sistem pembelajaran, kurikulum, tata tertib, serta kehidupan di asrama.
Selama masa orientasi, para siswa juga akan mendapat bimbingan dari pengurus asrama, guru dayah, dan mengikuti berbagai kegiatan, termasuk olahraga.
Mengenal lingkungan Dayah
“Kami berharap melalui masa orientasi ini para mahasiswa baru dapat mengenal lingkungan Dayah, memahami sistem pembelajaran, dan mampu beradaptasi karena akan tinggal di Dayah,” kata Tgk H Akhtiar kepada Serambinews.com.
Dijelaskannya, tahun ajaran baru Dayah Terpadu Jamiah Az Zanjabil menerima siswa baru tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) sebanyak 130 orang dan tingkat Madrasah Aliyah (MA) sebanyak 76 siswa.
Menurutnya, orientasi juga merupakan kesempatan untuk membangun kebersamaan antar siswa untuk menciptakan suasana harmonis sejak awal belajar di Dayah.
“Di Dayah kami ingin menciptakan lingkungan yang harmonis, saling mengenal dan saling membantu sehingga siswa merasa nyaman selama belajar,” ujarnya.
Selain itu, Dayah juga sedang membangun gedung baru untuk tingkat MA. Setelah gedung tersebut selesai dibangun maka gedung MA yang lama akan dialihkan untuk keperluan pembelajaran siswa MTs.
Dengan dukungan fasilitas yang terus ditingkatkan, Dayah berharap seluruh santri dapat belajar dengan nyaman, tenang dan meraih prestasi selama belajar di Dayah Terpadu Jamiah Az Zanjabil.
Baca juga:
Bupati Bireuen Genjot PAD dari Sektor Sampah, Terapkan Retribusi Online

















