Ringkasan Berita:
- Pemerintah Kabupaten Abdya melalui Bapperida melaksanakan Workshop Penguatan Kapasitas Perencanaan bagi aparatur pemerintah daerah yang berlangsung di aula Kantor Bapperida setempat, Rabu (15/7/206).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
- Workshop yang berlangsung pada 15 hingga 16 Juli 2026 ini dibuka langsung oleh Pj Sekretaris Daerah Abdya, Amrizal.
- Kegiatan ini juga dihadiri oleh para Pendamping, Kepala SKPK, dan tamu undangan lainnya.
Laporan Jurnalis Serambi Indonesia Masrian Mizani I Aceh Barat Daya
RakyatPos.id, BLANGPIDIE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat Daya (Abdya) melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) melaksanakan Workshop Penguatan Kapasitas Perencanaan bagi aparatur pemerintah daerah, yang berlangsung di aula Kantor Bapperida setempat, Rabu (15/7/206).
Workshop yang berlangsung pada 15 hingga 16 Juli 2026 ini dibuka langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Plt Sekda) Abdya, Amrizal.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh para Pendamping, Kepala SKPK, dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Pj Sekretaris Daerah Abdya, Amrizal, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan daerah agar lebih fokus, terukur dan sejalan dengan visi pembangunan daerah.
Amrizal menegaskan, perencanaan bukan sekedar penyusunan dokumen, pengisian format, atau pemenuhan kewajiban administratif.
Menurutnya, kualitas pembangunan daerah sangat ditentukan oleh kualitas perencanaan yang disusun sejak awal.
“Baik buruknya hasil pembangunan sangat dipengaruhi oleh kualitas perencanaan yang kita susun sejak awal. Oleh karena itu, setiap program yang dirancang harus benar-benar lahir dari kebutuhan masyarakat, didukung dengan data yang akurat, memiliki sasaran yang jelas, serta dapat diukur manfaat dan dampaknya,” ujarnya.
Amrizal mengingatkan, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional, proses pembangunan harus dilaksanakan secara terpadu, terarah, menyeluruh, dan berkelanjutan.
Oleh karena itu, pembangunan tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, melainkan harus dibangun melalui sinergi, kolaborasi, dan keharmonisan antar perangkat daerah, ujarnya.
Ditegaskannya, seluruh kepala perangkat daerah memastikan setiap program kerja sejalan dengan visi besar daerah yakni “Abdya Maju, Masyarakat Sejahtera” yang dikawal melalui semangat ‘Arah Baru Abdya Maju’.
Amrizal meminta aparat berani berinovasi dan tidak terjebak dalam rutinitas tahunan.
“Jangan sampai program yang kita usulkan hanya mengulang kegiatan rutin tanpa memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Sudah saatnya kita berpikir untuk melakukan perubahan, mengembangkan program yang inovatif, tepat sasaran, efisien, dan mampu menjawab permasalahan nyata masyarakat Abdya,” ujarnya.
Mengingat keterbatasan anggaran daerah, Amrizal pun meminta agar skala prioritas ditentukan secara ketat berdasarkan kebutuhan masyarakat, pertumbuhan ekonomi, dan penguatan sumber daya manusia (SDM).

















