Ledakan Pipa Gas di Grand Polonia Medan Hancurkan Rumah, 1 Orang Tewas dan 2 Masih Terkubur

- Jurnalis

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


RakyatPos.id – Ledakan pipa gas menghancurkan sebuah bangunan di Kelurahan Suka Damai, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Senin (20/7/2026) sore. Peristiwa tersebut menyebabkan bangunan tersebut ambruk sehingga menyebabkan sejumlah orang di dalamnya hancur.

Informasi kejadian tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan sekitar pukul 18.40 WIB dari personel Brimob Polda Sumut. Setelah mendapat laporan, tim SAR gabungan langsung diberangkatkan ke lokasi untuk mencari dan mengevakuasi korban.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan Hery Marantika mengatakan, ada tujuh orang yang berada di lokasi saat ledakan terjadi. Empat orang berhasil selamat, terdiri dari Jeavelin (2 tahun), Hasan, seorang sopir dan seorang kurir.

Sedangkan satu korban berhasil dievakuasi terlebih dahulu dan meninggal dunia. Dua korban lainnya dinyatakan hilang dan diduga tertimbun material bangunan sehingga proses pencarian terus dilakukan hingga malam hari.

Tim SAR Gabungan saat ini terus melakukan pencarian secara intensif dengan cara yang disesuaikan dengan kondisi reruntuhan bangunan. Pagi tadi, pukul 02.20 WIB, satu orang korban ditemukan meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara, kata Hery dalam keterangannya, Selasa (21/7/2026).

Sementara itu, Hery menegaskan, seluruh personel gabungan terus melakukan pencarian korban dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas di lapangan. Berbagai peralatan khusus dikerahkan untuk mempercepat proses evakuasi.

“Kami mengoptimalkan penggunaan peralatan Pencarian dan Penyelamatan Perkotaan, termasuk drone termal dan peralatan ekstraksi, untuk mempercepat proses pencarian,” ujarnya.

Dalam operasi ini, Tim SAR Gabungan membagi personel menjadi tiga Satuan Pencarian dan Pertolongan (SRU). SRU 1 bertugas mencari dan mengidentifikasi korban menggunakan thermal drone Basarnas Medan untuk mendeteksi keberadaan korban di bawah tanggul bangunan.

SRU 2 melaksanakan pencarian dan evakuasi dengan metode Area Search Rescue (ASR) 1 dengan membagi sektor pencarian sekaligus mengidentifikasi potensi bahaya di sekitar lokasi. Sementara itu, SRU 3 bergerak melakukan pencarian cepat di titik-titik prioritas dengan menggunakan peralatan pelepasan untuk membuka akses ke lokasi yang diduga menjadi posisi korban.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Singkirkan Karat, Bangun Kesuksesan | Materi Pertandingan
Masa Transisi Darurat akan segera berakhir, Aceh Bersiap Masuk Fase Rehabilitasi-Rekon
Cuaca 26 Juli, Tiga Kecamatan di Aceh Singkil Hujan Ringan
Serangan Iran semakin tepat sasaran AS, Pentagon curiga Moskow dan Beijing terlibat
Mike Vrabel tiba di konferensi pers Patriots dengan anak anjing di tangan saat dia menghindari pertanyaan Dianna Russini
Aceh Masuk Tiga Besar Nasional Pengusul Dana Indonesia Terbanyak
Cara menonton Diamondbacks vs. Nationals: saluran TV dan opsi streaming untuk 25 Juli
Houthi Menghujani Rudal ke Arab Saudi, Konflik Timur Tengah terus berkobar

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 05:18 WIB

Singkirkan Karat, Bangun Kesuksesan | Materi Pertandingan

Minggu, 26 Juli 2026 - 05:17 WIB

Masa Transisi Darurat akan segera berakhir, Aceh Bersiap Masuk Fase Rehabilitasi-Rekon

Minggu, 26 Juli 2026 - 04:54 WIB

Cuaca 26 Juli, Tiga Kecamatan di Aceh Singkil Hujan Ringan

Minggu, 26 Juli 2026 - 04:42 WIB

Serangan Iran semakin tepat sasaran AS, Pentagon curiga Moskow dan Beijing terlibat

Minggu, 26 Juli 2026 - 03:23 WIB

Mike Vrabel tiba di konferensi pers Patriots dengan anak anjing di tangan saat dia menghindari pertanyaan Dianna Russini

Berita Terbaru

HEADLINE

Singkirkan Karat, Bangun Kesuksesan | Materi Pertandingan

Minggu, 26 Jul 2026 - 05:18 WIB

HEADLINE

Cuaca 26 Juli, Tiga Kecamatan di Aceh Singkil Hujan Ringan

Minggu, 26 Jul 2026 - 04:54 WIB