Coca-Cola menghentikan produksi susu Fairlife AS setelah serangan siber menyerang sistem, kata perusahaan

- Jurnalis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 03:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Coca-Cola Co. mengatakan serangan siber telah memaksa mereka menghentikan sementara operasi susu Fairlife di AS

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengguna pihak ketiga yang tidak sah mengakses sistem produksi susu Fairlife yang berbasis di Chicago dalam apa yang diyakini raksasa minuman tersebut sebagai peristiwa ransomware, kata Coca-Cola dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis.

Tidak jelas kapan pelanggaran itu terjadi. Namun, segera setelah masalah ini terdeteksi, perusahaan mulai menyelidiki insiden tersebut dengan bantuan pakar keamanan siber eksternal. Mereka juga telah memberi tahu penegak hukum.

“Ruang lingkup, sifat dan dampak dari insiden tersebut belum diketahui,” kata Coca-Cola dalam sebuah pernyataan. Ia menambahkan bahwa pelanggaran tersebut tidak mempengaruhi kualitas atau keamanan produk.

Namun, akibat insiden tersebut, operasi produksi di (F)airlife di Amerika Serikat dihentikan sementara, kata Coca-Cola, seraya menambahkan bahwa operasi di Kanada berjalan normal.

“Perusahaan bekerja dengan tekun untuk menyelesaikan penyelidikan dan memulihkan sistem serta operasi yang terkena dampak,” kata Coca-Cola.

Coca-Cola membeli Fairlife dari Select Milk Producers pada tahun 2020 dengan harga sekitar $7 miliar. Ini adalah salah satu dari 200 merek perusahaan dalam kategori minuman ringan, air dan hidrasi, kopi dan teh, jus serta hidrasi dan alkohol.

Coca-Cola mengatakan bahwa penjualan tahunan dari Fairlife, yang produknya meliputi susu dan protein shake, mencapai $3 miliar.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Newsroom.id tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.
Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan
Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961
Shane McClanahan dari Rays: Keluar karena kemungkinan cedera punggung
Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?
Berita Pasar Saham dan Alat Penelitian
Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4
Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:14 WIB

Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:59 WIB

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:46 WIB

Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:35 WIB

Shane McClanahan dari Rays: Keluar karena kemungkinan cedera punggung

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:18 WIB

Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?

Berita Terbaru