Ringkasan Berita:
- Pisang tetap aman dikonsumsi untuk menjaga gula darah asalkan dipadukan dengan makanan tinggi protein, lemak sehat, atau serat seperti selai kacang, yogurt Yunani, kacang-kacangan, dan oatmeal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
- Pisang yang belum terlalu matang disarankan karena lebih banyak mengandung pati resisten yang membantu memperlambat kenaikan gula darah.
- Selain mengandung gula alami, pisang juga kaya akan potasium, vitamin B6, vitamin C, magnesium, dan serat yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
RakyatPos.id – Pisang tetap bisa menjadi bagian dari pola makan sehat meski mengandung gula alami.
Menurut ahli gizi, yang terpenting bukanlah menghindari pisang, melainkan cara mengonsumsinya.
Menggabungkan pisang dengan makanan kaya protein, lemak sehat, atau serat dapat memperlambat penyerapan glukosa sehingga kadar gula darah lebih stabil.
Pilihan sampingan yang direkomendasikan termasuk selai kacang tanpa pemanis, yogurt Yunani, kacang-kacangan, dan oatmeal.
Selain itu, memilih pisang yang tidak terlalu matang juga bermanfaat karena lebih banyak mengandung pati resisten.
Pisang juga kaya akan potasium, vitamin B6, vitamin C, magnesium, dan serat yang baik untuk kesehatan tubuh.
Baca juga: Ternyata pisang mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan, termasuk melindungi jantung
Dengan pola konsumsi yang tepat, buah ini tetap aman dinikmati bagi orang yang ingin menjaga kadar gula darah.
Menggabungkan pisang dengan makanan bergizi lainnya juga membantu membuat Anda merasa kenyang lebih lama dan mendukung kesehatan secara keseluruhan.
Berdasarkan ulasan Verywell Health, Jumat (17/7/2026), mengutip para ahli gizi, pisang tetap bisa menjadi bagian dari pola makan sehat asalkan dikonsumsi dengan cara yang benar.
Kuncinya adalah mengkombinasikan pisang dengan makanan kaya protein, lemak sehat atau serat agar penyerapan gula terjadi lebih lambat. Dengan begitu, kadar gula darah cenderung lebih stabil.
Ahli diet terdaftar sekaligus juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics, Amy Kimberlain, RDN, CDCES menjelaskan, pisang tidak perlu dihindari oleh orang yang ingin menjaga kadar gula darah.
Menurutnya yang terpenting adalah cara mengonsumsinya.
Baca juga: Dosen UTU “Ajaib” Limbah Pisang Gedebok Menjadi Probiotik Ikan di Lhok Seumot Nagan Raya
Kimberlain menyarankan untuk menggabungkan pisang dengan makanan yang mengandung protein, lemak sehat, atau serat, seperti selai kacang, yogurt Yunani, kacang-kacangan, atau oatmeal.
Kombinasi ini dapat memperlambat proses pencernaan karbohidrat sehingga pelepasan glukosa ke dalam aliran darah terjadi lebih bertahap.
Satu buah pisang berukuran sedang mengandung sekitar 105 kalori, 27 gram karbohidrat, 3 gram serat, dan 14 gram gula alami.

















