BEBERAPA artikel di saluran nasional Tempo beberapa hari sebelumnya mendapat perhatian tinggi dari pembaca. Hingga Jumat, 9 Januari 2026, ketiga artikel tersebut menduduki peringkat teratas daftar terpopuler Tempo.
Pasal-pasal yang dimaksud antara lain: Presiden Prabowo Subianto yang mengaku dituding sebagai diktator; Gubernur Aceh Muzakir Manaf memperpanjang status tanggap darurat; serta relokasi SPPG yang lokasinya dekat dengan peternakan babi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Gulir ke bawah untuk melanjutkan membaca
Di bawah ini adalah ringkasan tiga artikel terpopuler di saluran nasional Tempo Itu:
Prabowo: Saya dituduh ingin jadi diktator
Presiden Prabowo Subianto mengaku dituding ingin menjadi diktator dan melakukan kudeta terhadap pemerintahan. Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo pada acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Jawa Barat pada Rabu, 7 Januari 2026.
Padahal, mengaku hanya ingin berjuang agar kekayaan alam Indonesia bisa dinikmati masyarakat. “Saya bisa merasakan keadilan dan kurangnya keadilan. Makanya saya terus berjuang. Saya dituduh ingin jadi diktator, ingin berkuasa, ingin kudeta,” kata Prabowo.
Awalnya, dia menyebut wilayah Indonesia punya kekayaan alam yang melimpah. Namun kekayaan tersebut tidak dinikmati oleh sebagian masyarakat Indonesia.
Kepala Negara mengaku kaget dengan situasi tersebut, termasuk kondisi saat ini. Sebab, kata dia, dengan kekayaan alam yang melimpah, Indonesia masih bergantung pada impor pangan.
“Tidak masuk ke hati saya, tidak masuk ke dalam pikiran saya,” kata Ketua Umum Partai Gerindra itu.
Artikel selengkapnya dapat dibaca di sini
Mualem Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Aceh
Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem kembali memperpanjang status tanggap darurat bencana ekologi yang melanda Aceh selama 14 hari, terhitung tanggal 9-22 Januari 2026. Perpanjangan status ini merupakan yang ketiga kalinya dilakukan pemerintah Aceh.
Dalam keputusannya, Mualem mengatakan, penetapan perpanjangan status tanggap darurat bencana dilakukan berdasarkan hasil koordinasi dengan pemerintah pusat serta surat Menteri Dalam Negeri tertanggal 7 Januari 2026 tentang Perpanjangan Status Tanggap Darurat Bencana di Aceh.
Lanjut Mualem, keputusan ini juga diambil berdasarkan pertimbangan kondisi dan sebaran korban terdampak, serta mempertimbangkan fakta di lapangan, masih adanya daerah terisolir, terbatasnya bantuan logistik, dan percepatan pelayanan publik dan administrasi pemerintahan.
“Maka saya sebagai Gubernur Aceh memutuskan untuk memperpanjang status tanggap darurat ketiga bencana hidrometeorologi Aceh selama 14 hari terhitung tanggal 9 sampai dengan 22 Januari 2026.” kata mantan Panglima GAM itu secara virtual di ruang pertemuan Posko Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Longsor Aceh, Kamis, 8 Januari 2026.
Baca lebih lanjut di sini
BGN Putuskan SPPG Dekat Peternakan Babi Direlokasi
Badan Gizi Nasional atau BGN memutuskan untuk merelokasi dapur atau SPPG Dukuh Kedungbanteng di Desa Banaran, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah ke lokasi lain. Keputusan tersebut diambil BGN setelah mediasi pada Kamis, 8 Januari 2026.
Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II BGN Brigjen Albertus Dony Dewantoro mengatakan, keputusan relokasi diambil karena lokasi SPPG berdekatan dengan peternakan babi. Kondisi tersebut dinilai melanggar prosedur operasional standar dalam proyek MBG dan ketentuan Kementerian Kesehatan.
“Tidak ada pilihan ganti rugi, yang ada hanya relokasi. Ini pelanggaran fatal,” kata Dony usai mediasi, Kamis 8 Januari 2026.
Dalam keputusan tersebut, kata dia, BGN memberikan waktu kepada mitra pengelola selama 45 hari untuk mencari lahan baru dan membangun kembali dapur SPPG di wilayah Kecamatan Sambungmacan setelah lokasi disetujui.
Baca laporan selengkapnya di sini



















