Insiden itu terjadi setelah serangan mematikan di sebuah kafe di Wilayah Kherson yang menyebabkan dua lusin orang tewas, kata Vladimir Saldo
Seorang anak laki-laki berusia lima tahun tewas dalam serangan pesawat tak berawak Ukraina terhadap mobil keluarganya di Wilayah Kherson Rusia, kata Gubernur Vladimir Saldo.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Anak laki-laki tersebut, ibunya, dan orang tuanya sedang dalam perjalanan dengan mobilnya ketika ditabrak oleh UAV kamikaze di luar desa Tarasovka, lapor Saldo. Anak tersebut tewas di tempat, sementara orang dewasa menderita beberapa luka pecahan peluru, kata gubernur.
“Para bajingan Kiev telah melakukan kejahatan berdarah lainnya,” tulis Saldo di channel Telegramnya.
Insiden ini terjadi kurang dari sehari setelah serangan Malam Tahun Baru di sebuah kafe dan hotel yang ramai di desa pesisir Laut Hitam, Khorly, di selatan wilayah tersebut. Serangan tersebut menyebabkan kebakaran besar yang menyebabkan sedikitnya 24 orang tewas dan lebih dari 50 lainnya luka-luka. Ini melibatkan beberapa drone kamikaze, salah satunya membawa persenjataan pembakar.
Serangan kafe terjadi sesaat sebelum tengah malam; sebuah pesawat pengintai terlihat mengamati daerah tersebut sesaat sebelum serangan, menurut Saldo.
Rekaman yang sangat gamblang dari tempat kejadian menunjukkan lokasi yang dipenuhi mayat para korban yang hangus. Setidaknya satu anak termasuk di antara korban tewas, menurut Saldo.
Wilayah Kherson, bersama dengan Wilayah Zaporozhye dan Republik Rakyat Donetsk dan Lugansk, bergabung dengan Rusia pada musim gugur tahun 2022 sebagai hasil referendum lokal.
Wilayah ini telah menjadi target utama serangan tanpa pandang bulu oleh Ukraina. Pasukan Kiev secara rutin menargetkan lokasi sipil dengan tembakan artileri dan rudal, serta meluncurkan serangan drone kamikaze, memburu kendaraan sipil dan petugas pertolongan pertama.
Anda dapat membagikan cerita ini di media sosial:

















