Serangan Pisau Di Metro Paris: Tiga Wanita Terluka Dalam 30 Menit

- Jurnalis

Senin, 29 Desember 2025 - 06:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepanikan menyebar ke seluruh metro Paris pada Jumat sore setelah seorang pria berusia 25 tahun melakukan tiga serangan pisau terhadap wanita di Jalur 3 hanya dalam waktu 30 menit. Serangan terjadi di stasiun yang berbeda sebelum tersangka melarikan diri dari tempat kejadian. Ketiga korban mengalami luka ringan, dan salah satunya sedang hamil.

Serangan pertama di jalur 3

Serangan pertama terjadi tak lama setelah pukul 16.00 di metro jalur 3, yang menghubungkan Bagnolet ke Levallois-Perret. Karena alasan yang masih belum diketahui, tersangka mengeluarkan pisau dan menikam seorang penumpang wanita sebelum meninggalkan lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Arts-et-Métiers dan Opéra menjadi sasaran

Beberapa menit kemudian, tersangka menyerang lagi di stasiun Arts-et-Métiers, menikam wanita kedua sebelum melarikan diri lagi. Dalam waktu 30 menit, dia melakukan serangan ketiga di stasiun Opéra, melukai penumpang wanita lainnya.

Rekaman CCTV mengarah pada identifikasi

Setelah serangan ketiga, tersangka melarikan diri melalui metro jalur 8. Polisi segera melancarkan perburuan. Menurut kantor kejaksaan Paris, petugas dari unit keamanan transportasi regional (SRT) meninjau rekaman pengawasan, sehingga mereka dapat dengan cepat mengidentifikasi tersangka. Ponselnya juga terlacak, mengarahkan penyelidik ke kediamannya.

Salah satu korban sedang hamil

Pihak berwenang memastikan bahwa tidak satu pun dari ketiga wanita tersebut menderita luka yang mengancam jiwa. Dua korban ditusuk di bagian punggung dan paha. Salah satunya sedang hamil. Seorang saksi di stasiun République menggambarkan dia melihat “banyak darah” dan mengatakan lukanya tampak serius.

Terorisme dikesampingkan

Sumber kepolisian menyatakan bahwa kemungkinan motif teroris dengan cepat dikesampingkan. Penyelidik yakin serangan itu dilakukan oleh individu yang tidak stabil secara mental dan bukan terkait teror. Tersangka diketahui polisi karena pelanggaran sebelumnya, termasuk kejahatan terkait properti.

Tersangka ditangkap di Sarcelles

Tersangka, seorang pria berusia 25 tahun kelahiran Mali, ditangkap di rumahnya di Sarcelles, di departemen Val-d'Oise, sesaat sebelum pukul 19.00, sekitar dua jam setelah serangan terakhir. Menurut sumber polisi, dia berada dalam situasi imigrasi yang tidak teratur dan sebelumnya ditempatkan di pusat penahanan antara bulan Juli dan Oktober. Beberapa upaya untuk mendeportasinya gagal.

Menteri Dalam Negeri memuji polisi

Menteri Dalam Negeri Perancis Laurent Nuñez memuji respons cepat dari unit polisi transportasi, menyoroti “pengetahuan luar biasa mereka tentang medan” dan peran penting yang dimainkan oleh jaringan pengawasan video metro.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Sengketa Papua Barat: Dimensi Politik, Gerakan Nasionalis Lokal Indonesia
Hasto Ogah Tanggapi Kiprah Kaesang Mencalonkan Diri di Badan Legislatif Jawa Tengah
Razia di Meureubo, Polisi Sita Hampir 775 Gram Sabu dan Tangkap Satu Pelaku
Keluarga Ajukan Permintaan Otopsi Jenazah Yanto Idorway
AS Akan Menyita Aset Iran untuk Membayar Kerugian Perang di Selar Hormuz dan Timur Tengah
Ribuan Pasukan Elit AS Bersiap Serang Fasilitas Nuklir Iran, Targetkan Rebut Uranium yang Diperkaya
Dinkes Papua Tengah Tingkatkan Kapasitas Tenaga Kesehatan dalam Pelayanan HIV
AS Ancam Serang Iran Jika Negosiasi Kebuntuan

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:51 WIB

Sengketa Papua Barat: Dimensi Politik, Gerakan Nasionalis Lokal Indonesia

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:39 WIB

Hasto Ogah Tanggapi Kiprah Kaesang Mencalonkan Diri di Badan Legislatif Jawa Tengah

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:19 WIB

Razia di Meureubo, Polisi Sita Hampir 775 Gram Sabu dan Tangkap Satu Pelaku

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:03 WIB

Keluarga Ajukan Permintaan Otopsi Jenazah Yanto Idorway

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:11 WIB

Ribuan Pasukan Elit AS Bersiap Serang Fasilitas Nuklir Iran, Targetkan Rebut Uranium yang Diperkaya

Berita Terbaru

HEADLINE

Keluarga Ajukan Permintaan Otopsi Jenazah Yanto Idorway

Selasa, 28 Jul 2026 - 17:03 WIB