Polda Bangka Belitung, Bidang Humas,– Menumbing Operasi Tertib Tambang (TTM) telah memasuki hari ke-11. Karo Ops Polda Babel, Kompol Muh. Akbar Thamrin meminta personel operasi fokus pada ketertiban dan penegakan hukum.
“Saya tegaskan kembali kepada semuanya, fokuslah pada tugasnya di Satgas masing-masing. Tentunya kegiatan ini nanti akan dipertanggungjawabkan saat operasi,” kata Karo Ops saat memimpin aksi unjuk rasa di Mapolda, Minggu 21 Desember 2025.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Akbar mengatakan, operasi yang berlangsung selama 20 hari itu menyasar tempat yang menjadi pusat aktivitas pertambangan tanpa izin (ilegal) di wilayah Bangka Belitung.
Oleh karena itu, lanjut Akbar, upaya edukasi kepada masyarakat juga menjadi fokus operasi agar tidak melakukan kegiatan ilegal yang melanggar hukum.
“Saya ingatkan kepada seluruh pihak yang berada di lapangan, mulai dari Satgas Preemptif, Preventif, hingga Gakkum untuk bersikap humanis terhadap masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, Akbar meminta jajaran memasang larangan terkait penambangan liar di kawasan hutan lindung, hutan konservasi, dan aliran sungai.
“Kegiatan ini merupakan bentuk langkah kami untuk memberikan informasi kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di lokasi penambangan liar. Aktivitas penambangan tanpa izin merupakan tindakan yang merusak ekosistem lingkungan dan dapat merugikan negara,” ujarnya.
“Mari kita bekerja dengan sebaik-baiknya, agar apa yang menjadi fokus dalam kegiatan operasional ini dapat berjalan lancar dan sesuai dengan apa yang diharapkan,” tutupnya.
Sementara itu, Panggilan Operasi Tertib Tambang Menumbing Tahun 2025 juga dihadiri oleh Petugas Satgas dan Personil yang terlibat dalam operasi tersebut.
















