Polres Pekalongan – Polda Jawa Tengah – Tribratanews.jateng.polri.go.
Kegiatan yang melibatkan unsur Polsek, TNI dan warga ini merupakan upaya preventif mengantisipasi kerusakan tanggul yang lebih parah dan potensi banjir.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Aksi sinergis ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Wiradesa, Iptu Maman Sugiarto SH, MH bersama Danramil Wiradesa, Capt Cpl Nur Efendi, dan personel Pos TNI Angkatan Laut Wonokerto. Turut hadir Kepala Desa Pecakaran, Tarjuki yang memimpin partisipasi masyarakat.
Pindahkan lahan ke titik rawan pelanggaran
Cara yang dilakukan tim gabungan ini adalah shunting atau pengangkutan tanah yang sudah dimasukkan ke dalam karung. Karung-karung berisi tanah dibawa ke titik-titik tanggul yang rapuh dan rawan pecah untuk diisi dan diperkuat dalam keadaan darurat.
Kapolsek: Ini bentuk pelayanan dan komitmen kami
Kapolsek Wiradesa Iptu Maman Sugiarto, SH, MH menegaskan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan komitmen nyata Polri sebagai pelayan masyarakat dalam menghadapi bencana alam.
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergitas tiga pilar dengan masyarakat dalam rangka Penanganan Bencana Alam. Kami bekerja sama langsung dengan warga untuk memastikan tanggul ini kuat. Ini sebagai bentuk pengabdian kami untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat Wonokerto dari ancaman banjir,” kata Iptu Maman.
Kapolsek berharap dengan adanya pengabdian kepada masyarakat ini tanggul penahan air dapat menahan intensitas hujan yang tinggi, sehingga masyarakat di Desa Pecakaran dan Pesanggrahan dapat beraktivitas dengan tenang. (ozy)
















