Polda Bangka Belitung, Bidang Humas,– Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Viktor T. Sihombing menegaskan jajaran majelis kesiapsiagaan tanggap darurat serentak bencana hidrometeorologi tahun 2025.
Penekanan yang harus diterapkan oleh personel meliputi:
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
1. Melaksanakan deteksi dini dan pemetaan daerah rawan bencana secara berkelanjutan melalui kerjasama dengan BMKG dan berbagai pihak terkait lainnya di wilayah masing-masing;
2. Memberikan informasi dan nasihat keamanan dan ketertiban masyarakat mengenai potensi ancaman bencana;
3. Memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, termasuk peralatan evakuasi, kendaraan operasional, serta ketersediaan bantuan logistik pendukung, sehingga dapat segera dimobilisasi kapan pun diperlukan;
4. Mensimulasikan kegiatan rutin tanggap darurat bencana sebagai sarana pendidikan dan pelatihan POLRI dalam kesiapsiagaan;
5. Mengutamakan kecepatan dan ketepatan tanggap dalam tanggap darurat bencana, mulai dari evakuasi, penyaluran bantuan, pemberian trauma healing, hingga percepatan pemulihan dan rehabilitasi infrastruktur dan kehidupan sosial ekonomi masyarakat terdampak, melalui kerja sama lintas sektoral;
6. Melaksanakan tugas kemanusiaan dengan penuh empati, humanis, dan profesional, sehingga tidak hanya menimbulkan rasa aman, tetapi juga kenyamanan masyarakat;
7. Memastikan seluruh kegiatan penanggulangan bencana dilaksanakan sesuai prosedur, baik sebelum, saat, dan setelah bencana terjadi dengan terus melakukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan untuk meningkatkan ketahanan bencana;
8. Meningkatkan koordinasi dan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan terkait antara lain TNI, BNPB, Basarnas, PMI, BMKG, pemerintah daerah, relawan dan masyarakat, serta berbagai pihak lainnya untuk memastikan pelaksanaan penanggulangan bencana terpadu dan tepat sasaran.
Penekanan tersebut disampaikan Kapolda Babel saat membacakan pesan Kapolri pada acara seruan kesiapsiagaan tanggap darurat bencana hidrometeorologi di Mapolda. Rabu 5 November 2025.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengecekan
tentang kesiapan personel dan prasarana dalam pencegahan dan penanggulangan bencana alam,
sehingga diharapkan seluruh personel dan pemangku kepentingan yang terlibat dapat bekerja sama dengan sigap, cepat dan tepat dalam menangani berbagai potensi bencana.
Sementara itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh Gubernur Babel Dr. (HC) Hidayat Arsani, SE, Forkopimda Babel, Wakil Kapolda Babel, Pejabat Utama, TNI, Polri dan personel instansi lainnya, tokoh agama dan masyarakat.
















