RakyatPos.id -Empat nelayan yang berlayar di Kapal KM Lombok 3 Taruna dari Tanjung Ketapang, Provinsi Bangka Belitung, mengalami kejadian tragis.
Kapal mereka ditabrak kapal kargo pada Jumat (5/7) sekitar pukul 20.00 WIB di perairan selatan Pulau Maspari, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Keempat nelayan tersebut berhasil diselamatkan setelah terombang-ambing di laut selama 12 jam.
Keempat nelayan tersebut adalah Jelly (ABK), Bondan (kapten), Agus (ABK), dan Jaka (ABK). Mereka berasal dari Desa Tanjung Ketapang, Kecamatan Toboali.
Kasubdit Gakkum Satpol PP Perairan Polda Sumsel, AKBP Rahmad Sihotang mengatakan, kesehatan keempat nelayan tersebut sudah diperiksa di Klinik Polisi Perairan dan dalam kondisi baik.
Mereka telah dijemput oleh keluarga mereka setelah dievakuasi dari kapal yang menyelamatkan mereka.
“KM Lombok 3 Taruna berangkat pada Jumat (5/7), namun disambut cuaca buruk disertai hujan lebat dan gelombang tinggi, yang mengakibatkan pandangan nakhoda terganggu,” kata Rahmad seperti dikutip Kantor Berita RMOLSumsel.
Kapal yang mereka tumpangi kemudian ditabrak kapal kargo pada pukul 20.00 WIB yang menyebabkan kapal nelayan tersebut tenggelam.
Mereka kemudian melompat ke laut dan bertahan hidup menggunakan penutup Piber selama 12 jam sebelum akhirnya diselamatkan oleh Kapal Johan Portun yang saat itu sedang dalam perjalanan dari Jakarta menuju Palembang.
“Pada Sabtu (6/7) sekitar pukul 08.00 WIB, Kapal MV Johan Fortune melintas dan mendapati mereka terombang-ambing di laut menggunakan penutup Piber. Kapal Johan Fortune langsung menyelamatkan mereka dan melaporkan kejadian tersebut kepada Syahbandar Palembang,” kata Rahmad.
RakyatPos.ID Network
















