Tertabrak Kapal Kargo, Empat Nelayan Terapung 12 Jam di Perairan Pulau Maspari

- Jurnalis

Selasa, 9 Juli 2024 - 08:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatPos.id -Empat nelayan yang berlayar di Kapal KM Lombok 3 Taruna dari Tanjung Ketapang, Provinsi Bangka Belitung, mengalami kejadian tragis.

Kapal mereka ditabrak kapal kargo pada Jumat (5/7) sekitar pukul 20.00 WIB di perairan selatan Pulau Maspari, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel).

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keempat nelayan tersebut berhasil diselamatkan setelah terombang-ambing di laut selama 12 jam.

Keempat nelayan tersebut adalah Jelly (ABK), Bondan (kapten), Agus (ABK), dan Jaka (ABK). Mereka berasal dari Desa Tanjung Ketapang, Kecamatan Toboali.

Kasubdit Gakkum Satpol PP Perairan Polda Sumsel, AKBP Rahmad Sihotang mengatakan, kesehatan keempat nelayan tersebut sudah diperiksa di Klinik Polisi Perairan dan dalam kondisi baik.

Mereka telah dijemput oleh keluarga mereka setelah dievakuasi dari kapal yang menyelamatkan mereka.

“KM Lombok 3 Taruna berangkat pada Jumat (5/7), namun disambut cuaca buruk disertai hujan lebat dan gelombang tinggi, yang mengakibatkan pandangan nakhoda terganggu,” kata Rahmad seperti dikutip Kantor Berita RMOLSumsel.

Kapal yang mereka tumpangi kemudian ditabrak kapal kargo pada pukul 20.00 WIB yang menyebabkan kapal nelayan tersebut tenggelam.

Mereka kemudian melompat ke laut dan bertahan hidup menggunakan penutup Piber selama 12 jam sebelum akhirnya diselamatkan oleh Kapal Johan Portun yang saat itu sedang dalam perjalanan dari Jakarta menuju Palembang.

“Pada Sabtu (6/7) sekitar pukul 08.00 WIB, Kapal MV Johan Fortune melintas dan mendapati mereka terombang-ambing di laut menggunakan penutup Piber. Kapal Johan Fortune langsung menyelamatkan mereka dan melaporkan kejadian tersebut kepada Syahbandar Palembang,” kata Rahmad.

RakyatPos.ID Network

Berita Terkait

Inilah sebelas pemain klasik Benfica bersama Belenenses
Tindakan Sepihak Filipina Sangat Merusak Tatanan Regional
Komdigi dan Tribun Bekali Jurnalis Bangun Media Lokal Berkelanjutan di Aceh
Canelo Alvarez merefleksikan kehilangan Terence Crawford: 'Jika pikiran Anda tidak ada di sana, maka itu tidak sama'
Mengapa klaim palsu Filipina mengenai Laut Cina Selatan tidak berdasar?
Krisis Siswa Baru di SD Negeri: Meninjau Kembali Paradigma Pendidikan
Bob Myers mencoba dan gagal untuk membenarkan strategi dua garis waktu Warriors yang gagal
Detik berikutnya, lampu Gedung Kejaksaan Agung tiba-tiba padam saat eks Jampidsus diperiksa, apa yang terjadi?

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:36 WIB

Inilah sebelas pemain klasik Benfica bersama Belenenses

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:32 WIB

Tindakan Sepihak Filipina Sangat Merusak Tatanan Regional

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:12 WIB

Komdigi dan Tribun Bekali Jurnalis Bangun Media Lokal Berkelanjutan di Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:08 WIB

Canelo Alvarez merefleksikan kehilangan Terence Crawford: 'Jika pikiran Anda tidak ada di sana, maka itu tidak sama'

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:42 WIB

Mengapa klaim palsu Filipina mengenai Laut Cina Selatan tidak berdasar?

Berita Terbaru

HEADLINE

Inilah sebelas pemain klasik Benfica bersama Belenenses

Sabtu, 25 Jul 2026 - 00:36 WIB

HEADLINE

Tindakan Sepihak Filipina Sangat Merusak Tatanan Regional

Sabtu, 25 Jul 2026 - 00:32 WIB