ICW Sebut Permintaan Temui Penyidik ​​Rossa Purbo Bekti Berlebihan Tanggapi Megawati

- Jurnalis

Kamis, 11 Juli 2024 - 09:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatPos.id – Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai permintaan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri untuk bertemu dengan penyidik ​​KPK, Rossa Purbo Bekti, berlebihan dan tidak berdasar.

ICW menilai, seharusnya Megawati memahami pemeriksaan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto sebagai saksi dalam kasus dugaan suap penggantian anggota DPR RI yang menjerat Harun Masiku murni penegakan hukum.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebagai figur publik, seharusnya Megawati bisa memahami bahwa penanganan kasus Harun Masiku murni penegakan hukum, bukan didasari sentimen politik tertentu,” kata Peneliti ICW Kurnia Ramadhana kepada wartawan, Kamis (11/7).

Hingga saat ini, lanjut Kurnia, ICW mendorong KPK berani mengungkap tuntas praktik suap yang dilakukan Harun kepada mantan Komisioner KPU RI, Wahyu Setiawan. Upaya mengungkap tindak pidana ini tentu tidak cukup hanya dengan menangkap Harun, tetapi juga mengusut siapa aktor yang mendalangi aliran dana ratusan juta rupiah dalam pencarian pengganti sementara tersebut.

“Kami yakin betul Harun tidak bekerja sendiri, tetapi ada aktor di balik layar yang mensponsorinya. Tidak hanya itu, KPK juga harus mengusut orang-orang yang mengetahui keberadaan Harun tetapi bungkam dan turut membiayai pelarian Harun selama ini,” tegas Kurnia.

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri sebelumnya menanggapi pemeriksaan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto oleh KPK, Senin (10/6). Awalnya, Megawati menantang Hasto untuk berani menghadapi pemeriksaan di KPK.

“Saya bilang ke Hasto, berani nggak kamu datang, To? Kok bisa kalah sama saya, saya sudah tiga kali diperiksa (polisi),” kata Megawati saat menyampaikan pidato politik di Sekolah Partai DPP PDIP, Jakarta Selatan, Jumat (5/7).

Megawati kemudian bertanya kepada Hasto tentang penyidik ​​KPK yang memanggilnya. Hasto pun menjawab Rossa Purba Bekti.

“Mama bilang yang telpon Hasto itu namanya Rossa. Tulis itu (wartawan), berani tulis itu, saya angkat tangan ke wartawan, gampang, dia siapa (Rossa)?,” kata Megawati.

Megawati pun menantang KPK untuk memeriksanya. Ia menegaskan, jika KPK memanggilnya, semua ahli hukum akan mendampinginya.

“Nanti kalau sudah ada berita ini, bla-bla-bla, terus bagaimana memanggil Bu Mega, ya saya panggil semua ahli hukum, mau ikut nggak? Yang korup itu gampang diremehkan,” tegas Megawati.

Megawati kemudian menyoroti staf Hasto, Kusnadi, yang turut diperiksa KPK. Bahkan, ponsel dan ATM milik Kusnadi turut disita KPK.

“Siapa itu Kusnadi? Apa jabatannya? Jangan ketawa, berani nulis (wartawan)? Saya tantang, wartawan saja pasti tidak berani nulis, apalagi redakturnya,” kata Megawati.

Lebih lanjut, Megawati juga menantang Rossa untuk memanggilnya ke KPK. Megawati menegaskan bahwa dirinya cukup berani menghadapi KPK. Sebab, ia menegaskan bahwa KPK dapat berdiri di era pemerintahannya sebagai Presiden Republik Indonesia.

“Gila, berani banget sih. Kalau lo suruh gue datang, ke sini aja, Rossa, suruh gue datang dan hadapi gue,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Hasto dan stafnya Kusnadi telah diperiksa KPK dalam kasus dugaan suap pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI yang menjerat buronan sekaligus mantan caleg PDIP Harun Masiku. KPK juga telah menyita ponsel dan buku catatan milik Hasto untuk mengusut kasus yang menjerat Harun Masiku.

RakyatPos.ID Network

Berita Terkait

Homer Cam Smith menyoroti inning 8 putaran Astros
Pekerjaan Yadyn, jaksa yang membawa Febrie Adriansyah ke KPK
Yankees tayang di saluran apa malam ini? Phillies di saluran apa?
Aturan Baru: Calon Penerima Renovasi Rumah Tak Harus Memiliki Sertifikat Tanah
Duel PSSI Kota Banda Aceh Vs Pemkot Sabang 5-5 Hasilkan 10 Gol, Begini Jalannya Pertandingan
Streaming film baru di Netflix, Hulu, HBO Max, Prime, Peacock
Lima kecamatan di Kota Subulussalam diguyur hujan ringan, Rundeng dilanda udara berkabut
LaLiga ke MLS: Kru Columbus memperkenalkan Brais Méndez

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:54 WIB

Homer Cam Smith menyoroti inning 8 putaran Astros

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:53 WIB

Pekerjaan Yadyn, jaksa yang membawa Febrie Adriansyah ke KPK

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:14 WIB

Yankees tayang di saluran apa malam ini? Phillies di saluran apa?

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:01 WIB

Aturan Baru: Calon Penerima Renovasi Rumah Tak Harus Memiliki Sertifikat Tanah

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:34 WIB

Duel PSSI Kota Banda Aceh Vs Pemkot Sabang 5-5 Hasilkan 10 Gol, Begini Jalannya Pertandingan

Berita Terbaru

HEADLINE

Homer Cam Smith menyoroti inning 8 putaran Astros

Minggu, 26 Jul 2026 - 08:54 WIB

HEADLINE

Pekerjaan Yadyn, jaksa yang membawa Febrie Adriansyah ke KPK

Minggu, 26 Jul 2026 - 08:53 WIB