Soal Londo Ireng Prabowo, Fraksi PDI-P DPR RI Ingatkan Pemerintah Jangan Anti Kritik

- Jurnalis

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


RakyatPos.id – – Wakil Ketua Komisi Menurutnya, kata tersebut berpotensi mendelegitimasi kritik dan pengawasan terhadap pemerintah.

Andreas mengatakan kritik yang ditujukan kepada pemerintah adalah bagian dari demokrasi. Oleh karena itu, pemerintah tidak boleh menyikapinya dengan kata-kata yang mempunyai makna buruk.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut dia, Fraksi PDI Perjuangan menghormati kebebasan berpendapat dan kebebasan pers sebagai hak konstitusional. Pemerintah harus bijak menyikapi kritik yang diterimanya.

“Kritik bukan pengkhianatan, tapi bagian dari proses demokrasi. Pemerintah harus membuktikan bukan anti kritik dengan melindungi kebebasan pers, menjamin ruang bagi masyarakat sipil, dan menyikapi kritik dengan perbaikan data dan kebijakan, bukan dengan label,” kata Andreas, Selasa (28/7).

Ia meminta pemerintah tidak menggunakan label negatif terhadap kelompok jurnalis, pengamat, akademisi, atau LSM. Segala bentuk kritik harus dihormati sebagai kebebasan berpendapat.

Andrea berharap pemerintah lebih terbuka terhadap data, transparansi, dan perbaikan kebijakan dalam menyikapi kritik. Serangan verbal dinilai dapat merugikan partisipasi masyarakat dalam bernegara.

“Pernyataan ini menjadi perhatian Komisi

Prabowo Bicara tentang Londo Ireng

Presiden Prabowo Subianto melontarkan kritik keras terhadap pihak-pihak yang dinilainya masih bersikap seperti londo ireng.

Prabowo meyakini sosok dengan karakter tersebut masih eksis hingga saat ini, meski tampil dalam wujud yang berbeda.

Pada masa penjajahan Belanda, istilah Londo Ireng digunakan untuk menyebut penduduk asli yang dianggap berpihak pada penjajah dan mengkhianati rakyatnya sendiri.

“Londo-Londo Ireng ini masih ada sampai sekarang. Cuma sekarang bajunya beda ya? Wartawan, wartawan, apa itu pengamat, LSM. LSM kita harus tanya, gajinya siapa? Listrikmu siapa? Listrikmu siapa? Ponselmu siapa yang bayar?” kata Prabowo saat menyampaikan pidato pada Harlah PKB ke-28, di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Kamis malam (23/7).

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

AS Ancam Serang Iran Jika Negosiasi Kebuntuan
Keuntungan Grant McCray untuk SF Giants sudah jelas, tetapi kelemahan juga menghambatnya
Hantu itu masih menghantui
Kode Redeem FF 28 Juli 2026, Buruan Klaim Bundle, Skin Senjata, Emote, dan Token Gratis
Mindy Kaling Bersumpah dengan Pembersih Wajah Apotek Ini untuk Mengontrol Kulit Berminyak — Dan Harganya Hanya $17
Esmerlyn Valdez meninggalkan permainan setelah terkena lemparan demi lemparan
Siapkan Payung, BMKG Prediksi Selasa 28 Juli Seluruh Wilayah Kota Subulussalam Akan Diguyur Hujan
Perang Iran dan Ukraina bertabrakan di danau terbesar di dunia. Inilah yang perlu diketahui

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:40 WIB

AS Ancam Serang Iran Jika Negosiasi Kebuntuan

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:38 WIB

Keuntungan Grant McCray untuk SF Giants sudah jelas, tetapi kelemahan juga menghambatnya

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:25 WIB

Hantu itu masih menghantui

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:01 WIB

Kode Redeem FF 28 Juli 2026, Buruan Klaim Bundle, Skin Senjata, Emote, dan Token Gratis

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:48 WIB

Soal Londo Ireng Prabowo, Fraksi PDI-P DPR RI Ingatkan Pemerintah Jangan Anti Kritik

Berita Terbaru

HEADLINE

AS Ancam Serang Iran Jika Negosiasi Kebuntuan

Selasa, 28 Jul 2026 - 10:40 WIB

HEADLINE

Hantu itu masih menghantui

Selasa, 28 Jul 2026 - 10:25 WIB