Program BANGKIT Papua Tengah untuk Mendukung Kesehatan dan Gizi Anak OAP

- Jurnalis

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, RakyatPos.id – Program Membangun Generasi dan Keluarga Inklusif dan Tangguh (BANGKIT) Papua Tengah yang dicanangkan Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, SH bertujuan untuk mendukung kesehatan dan gizi melalui peningkatan kualitas hidup keluarga dan anak Orang Asli Papua (OAP).

Program ini diluncurkan Gubernur Nawipa di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Kabupaten Nabire, Selasa (21/6/2026). Peluncuran tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Provinsi Papua Tengah yang ke-4.

Program BANGKIT Papua Tengah memberikan bantuan tunai yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus kepada anak-anak OAP di bawah lima tahun untuk mendukung pemenuhan kebutuhan kesehatan dan gizi.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada tahap awal, program ini akan dilaksanakan di kabupaten terpilih di Kabupaten Paniai, Dogiyai, Intan Jaya, dan Puncak Jaya, sebelum diperluas ke empat kabupaten lainnya pada tahun berikutnya.

Program ini merupakan bagian dari arah pembangunan Provinsi Papua Tengah yang mengutamakan peningkatan kualitas sumber daya manusia, pelayanan kesehatan, perlindungan sosial dan tata kelola pembangunan yang lebih inklusif.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah juga telah menetapkan program prioritas untuk menjawab kebutuhan masyarakat di delapan kabupaten.

Dalam laporan kegiatan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Inovasi Daerah Provinsi Papua Tengah Eliezer Yogi mengatakan peluncuran tersebut merupakan momentum dimulainya pelaksanaan Program BANGKIT Papua Tengah.

“Program BANGKIT Papua Tengah fokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat khususnya keluarga dan anak Orang Asli Papua di delapan kabupaten di Papua Tengah. Hari ini, program tersebut diluncurkan untuk tahap awal di empat kabupaten,” kata Eliezer Yogi.

Eliezer Yogi juga menekankan pentingnya penggunaan data sebagai dasar penentuan penerima manfaat program.

“Dalam kegiatan ini kami juga menyerahkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional atau DTSEN. Penyerahan data ini merupakan agenda penting karena data tersebut akan digunakan untuk menentukan penerima manfaat Program BANGKIT Papua Tengah,” ujarnya.

Dalam pidato utama dan presentasinya pada peluncuran Program BANGKIT Papua Tengah, Gubernur Papua Tengah Meki F. Nawipa menjelaskan bahwa program ini dikembangkan untuk menjawab tantangan stunting dan kemiskinan, memperkuat kualitas data penerima manfaat, dan memastikan keberlanjutan investasi pemerintah dalam pengembangan sumber daya manusia.

“Program ini ada karena berdasarkan data yang ada, prevalensi stunting di Papua Tengah sudah mencapai 32,5 persen dan angka kemiskinan 28,9 persen. Melalui BANGKIT Papua Tengah, kami juga ingin memperoleh data yang semakin valid sehingga program pemerintah menjangkau masyarakat yang tepat,” kata Gubernur Nawipa.

Program BANGKIT Papua Tengah telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Papua Tengah, sehingga pelaksanaannya dapat berlangsung secara berkelanjutan. Pada tahap awal, program ini ditargetkan menjangkau sekitar 1.000 anak Papua Tengah.

“BANGKIT Papua Tengah akan mulai dilaksanakan di empat kabupaten dan tahun depan akan diperluas ke empat kabupaten lainnya. Oleh karena itu, diperlukan sekretariat bersama dan keterlibatan aktif pemerintah kabupaten,” kata Gubernur.

Gubernur juga menyampaikan bahwa Program BANGKIT Papua Tengah merupakan bagian dari investasi Pemprov Papua Tengah dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Selain memberikan bantuan kepada anak balita, pemerintah provinsi membiayai pendidikan sekitar 550 siswa Papua Tengah yang belajar di Nabire dan Timika serta mendukung pembiayaan pendidikan bagi 58.920 siswa SMP dan SMA.

Sebanyak 2.444 siswa lainnya mendapat dukungan Program Indonesia Pintar dari pemerintah pusat. Gubernur menekankan pentingnya semangat gotong royong dalam melaksanakan seluruh program pembangunan.

Menurutnya, diperlukan keterlibatan pemerintah kabupaten dan seluruh pemangku kepentingan agar manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat.

Peluncuran dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama antara Pemerintah Provinsi Papua Tengah dengan 4 pemerintah kabupaten Paniai, Dogiyai, Intan Jaya dan Puncak Jaya yang menjadi lokasi pelaksanaan tahap awal.

Komitmen ini mencakup penyelarasan kebijakan, program dan kegiatan; pemanfaatan dan pemutakhiran data; memperkuat koordinasi; dan pembentukan sekretariat bersama di tingkat kabupaten.

Kegiatan tersebut juga diisi dengan sosialisasi petunjuk teknis operasional program dan diskusi mengenai penguatan perlindungan sosial sebagai bagian dari upaya mewujudkan Papua Tengah yang sehat, cerdas, produktif dan sejahtera.

Penyusunan Program BANGKIT Papua Tengah didukung oleh SKALA (Sinergi dan Kolaborasi Percepatan Pelayanan Dasar), Program Kemitraan Australia – Indonesia, melalui penguatan desain program, tata kelola, pemanfaatan data, dan koordinasi antar pemangku kepentingan.

Bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait, SKALA akan terus mendukung persiapan pelaksanaan agar program berjalan terkoordinasi dan menjangkau keluarga dan anak-anak sasaran OAP.

Pasca peluncuran, Pemprov dan Pemkab akan terus melakukan pendataan dan verifikasi penerima manfaat, menyiapkan mekanisme penyaluran bantuan, serta membentuk sekretariat bersama untuk mendukung pelaksanaan Program BANGKIT Papua Tengah.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Mike Vrabel tiba di konferensi pers Patriots dengan anak anjing di tangan saat dia menghindari pertanyaan Dianna Russini
Aceh Masuk Tiga Besar Nasional Pengusul Dana Indonesia Terbanyak
Cara menonton Diamondbacks vs. Nationals: saluran TV dan opsi streaming untuk 25 Juli
Houthi Menghujani Rudal ke Arab Saudi, Konflik Timur Tengah terus berkobar
Mengapa Jackpot Powerball Inggris Terlihat Lebih Kecil Dibandingkan Jackpot AS
Aceh Emas atau Aceh Gelisah? Haji Uma Beri Kuliah Umum, Tantang Generasi Muda Menjadi Penentu Masa Depan
Salahdine Parnasse menandatangani kontrak dengan UFC, menggambar acara utama UFC Paris melawan Dan Hooker
SAKSI VIDEO – Warga Pedalaman Sikundo Mempertaruhkan Nyawanya Menyeberangi Jembatan Tali untuk Beraktivitas

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 03:23 WIB

Mike Vrabel tiba di konferensi pers Patriots dengan anak anjing di tangan saat dia menghindari pertanyaan Dianna Russini

Minggu, 26 Juli 2026 - 03:03 WIB

Aceh Masuk Tiga Besar Nasional Pengusul Dana Indonesia Terbanyak

Minggu, 26 Juli 2026 - 02:34 WIB

Cara menonton Diamondbacks vs. Nationals: saluran TV dan opsi streaming untuk 25 Juli

Minggu, 26 Juli 2026 - 02:33 WIB

Houthi Menghujani Rudal ke Arab Saudi, Konflik Timur Tengah terus berkobar

Minggu, 26 Juli 2026 - 01:57 WIB

Mengapa Jackpot Powerball Inggris Terlihat Lebih Kecil Dibandingkan Jackpot AS

Berita Terbaru