Kasad diresmikan, gedung Unjaya yang baru menjadi simbol komitmen keadilan pendidikan

- Jurnalis

Senin, 2 Juni 2025 - 15:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yogyakarta, tniad.mil.id – Peresmian Gedung Universitas Achmad Yani Yogyakarta (Unjaya) General oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Maruli Simanjuntak, M.Sc., menandai komitmen Angkatan Darat dalam mendukung akses yang adil ke pendidikan tinggi untuk semua tingkatan masyarakat. Bangunan baru ini adalah bagian dari upaya untuk menyediakan fasilitas pendidikan yang layak dan berkualitas, terutama bagi generasi muda yang memiliki potensi tetapi buruk secara ekonomi.

“Education is a gateway to change fate. The community in general must have as many opportunities as possible to attend education. I always discuss, how can we give awards to students who have potential but do not have money. We continue to try to prepare good schools, with good facilities, according to our abilities gradually,” Kasad said in the inauguration event that took place on Siliwangi Street, Ringroad, Banyuraden, Gamping, Sleman, Special Region (DIY) (5/28/2025).

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penandatanganan prasasti pembangunan oleh Kasad menjadi langkah strategis dalam pengembangan Unjaya sebagai lembaga pendidikan tinggi terkemuka di bawah Yayasan Kartika Eka Paksi (YKEP) yang diarahkan oleh tentara. Bangunan yang diresmikan adalah bagian dari pengembangan kampus terintegrasi UNJAYA baru yang dirancang untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, dan layanan masyarakat. Kasad juga mengunjungi fasilitas itu secara langsung dengan pejabat dan perwakilan Angkatan Darat Indonesia dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Kasad menyatakan apresiasinya atas kemajuan pembangunan yang dicapai sejak pendirian Unjaya pada 26 Maret 2018. Dia menekankan bahwa keberadaan Fakultas Kedokteran di Unjani dan Unjaya adalah bagian dari solusi untuk kekurangan personel medis, baik untuk mendukung tugas -tugas Angkatan Darat dan untuk kebutuhan nasional.

“Kami juga mengalami kurangnya dokter di unit kami. Saat ini kami memiliki sekitar 17 rumah sakit di bawah Angkatan Darat, dan masih menghadapi tantangan dalam memenuhi dokter spesialis. Jadi kami mengusahakan, menurut kemampuan yang ada, untuk mendukung kegiatan seperti ini, yang sangat mempengaruhi stabilitas pertahanan di daerah, terutama di sektor kesehatan,” Kasad yang dijelaskan kepada media crun.

Bangunan yang diresmikan berdiri di area seluas 4.750 meter persegi dilengkapi dengan ruang kuliah untuk Fakultas Kesehatan dan Fakultas Kedokteran, Laboratorium, Ruang Dosen, dan fasilitas pendukung lainnya yang dirancang dengan cara modern dan ramah lingkungan. Tahap selanjutnya akan mencakup pembangunan pusat penelitian dan fasilitas tambahan untuk siswa.

Ketua Ykep Letnan Jenderal TNI (Ret.) Tatang Sulaiman, S. Sos., M.Sc., dalam laporannya mengatakan bahwa pengembangan kampus Unjaya yang telah berjalan selama tujuh tahun diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan pendidikan. Ini sejalan dengan visi YKEP di bidang pendidikan dan visi Unjaya sebagai universitas yang unggul di bidang kesehatan, berorientasi pada dimensi mendarat dan teknologi terapan dengan pendekatan berbasis TIK (teknologi informasi dan komunikasi) _.

Sementara itu, Kanselir Unjaya Prof. Dr. Rer. Nat. Tepat. Triana Hahamani, S.Si., M.Sc., mengatakan bahwa kehadiran Unjaya menjadi bagian dari upaya kehidupan bangsa, mencapai komunitas yang lebih luas, dan memperkuat ketahanan nasional melalui pendidikan yang berkualitas.

Upacara pelantikan juga dihadiri oleh pejabat iklan TNI, administrator YKEP, komunitas akademik Unjaya, serta perwakilan pemerintah dan mitra lokal. Dengan pelantikan gedung baru ini, Unjaya semakin siap menjadi pusat pendidikan yang mampu menghasilkan generasi muda, karakter, dan siap untuk menjawab tantangan masa depan bangsa. (Dispenad)

RakyatPos.ID Network

Berita Terkait

Komdigi dan Tribun Bekali Jurnalis Bangun Media Lokal Berkelanjutan di Aceh
Canelo Alvarez merefleksikan kehilangan Terence Crawford: 'Jika pikiran Anda tidak ada di sana, maka itu tidak sama'
Mengapa klaim palsu Filipina mengenai Laut Cina Selatan tidak berdasar?
Krisis Siswa Baru di SD Negeri: Meninjau Kembali Paradigma Pendidikan
Bob Myers mencoba dan gagal untuk membenarkan strategi dua garis waktu Warriors yang gagal
Detik berikutnya, lampu Gedung Kejaksaan Agung tiba-tiba padam saat eks Jampidsus diperiksa, apa yang terjadi?
Di dalam janji dan resepsi pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce – NBC New York
Ilmuwan Aceh Berbagi Pengalaman Soal Topan Senyar di Thailand, Türkiye Tuan Rumah AIWEST-DR 2027

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:12 WIB

Komdigi dan Tribun Bekali Jurnalis Bangun Media Lokal Berkelanjutan di Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:08 WIB

Canelo Alvarez merefleksikan kehilangan Terence Crawford: 'Jika pikiran Anda tidak ada di sana, maka itu tidak sama'

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:42 WIB

Mengapa klaim palsu Filipina mengenai Laut Cina Selatan tidak berdasar?

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:26 WIB

Krisis Siswa Baru di SD Negeri: Meninjau Kembali Paradigma Pendidikan

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:07 WIB

Bob Myers mencoba dan gagal untuk membenarkan strategi dua garis waktu Warriors yang gagal

Berita Terbaru