Luwu Utara, tniad.mil.id – Di tengah -tengah medan yang berat dan akses jalan yang terbatas, seorang prajurit iklan TNI bersama dengan penduduk menunjukkan arti sebenarnya dari dedikasi dan kemanusiaan. Babinsa Koramil Seko Kodim 1403/Palopo, Serda Rahmat Saman, bersama dengan penduduk setempat, menunjukkan tubuh Matius, seorang pensiunan guru, di peti sejauh 30 kilometer, untuk membawanya ke tempat peristirahatan terakhir di kota kelahirannya, Senin (5/19/2025).
Perjalanan perjuangan dilakukan dengan berjalan kaki melalui jalan yang patah dan berlumpur yang selama bertahun -tahun tidak disentuh oleh perbaikan. Meskipun menghadapi medan yang berat, semangat kerja sama timbal balik tidak pernah mereda.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Warga dan kerabat berjalan sekitar 30 kilometer ke rumah duka melalui jalan yang rusak, karena selama bertahun -tahun tidak mendapatkan perbaikan,” kata Serda Rahmat.
Matthew sendiri dikenal sebagai orang yang berkontribusi di tengah -tengah masyarakat. Dia adalah seorang pensiunan guru sekolah dasar di Desa Padang Balua, distrik Seko, Luwu Utara, serta para pemimpin masyarakat yang dihormati. Dia meninggal pada hari Sabtu (17/17/2025) malam di Rumah Sakit Regional Wahidin Sudirohusodo Makassar, setelah menjalani operasi pengangkatan tumor di paha.
Pada hari Minggu (18/18/2025) pagi, mayat itu berangkat dari Makassar ke Palopo dan dimakamkan di rumah keluarga. Perjalanan kemudian berlanjut ke Masamba, Luwu Utara, sampai ia tiba di Dusun Palandong, desa Embona Tana, gerbang ke daerah terpencil distrik Seko.
“Setelah bepergian ke darat ke dusun Palandong, mayat itu kemudian dibawa oleh penduduk,” jelas Serda Rahmat.
Kondisi medan ekstrem adalah tantangan. Jalan berlumpur dan penuh lubang membuat kendaraan tidak dapat menyeberang. Namun, di balik keterbatasan ini, itu tercermin dalam ketulusan, kerja sama, dan kekuatan solidaritas antara TNI dan masyarakat.
Dedikasi Babinsa di daerah -daerah terpencil seperti ini mencerminkan identitas tentara, yaitu menjadi garis depan dalam membantu rakyat, tidak hanya dalam tugas militer, tetapi juga dalam tindakan kemanusiaan. (Dispenad)
- Babinsa dan penghuni tandu tubuh pensiunan guru sejauh 30 kilometer
RakyatPos.ID Network
















