KPU Tak Layak Gelar Pilkada 2024

- Jurnalis

Senin, 8 Juli 2024 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatPos.id -Komisi Pemilihan Umum (KPU) saat ini dinilai tidak layak menjadi penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2024, menyusul pemberhentian Hasyim Asyari dari jabatan ketua dan anggota KPU, karena terbukti melakukan perbuatan asusila.

Penilaian tersebut disampaikan mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, melalui akun Twitter miliknya, dikutip Senin (8/7).

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Secara umum KPU saat ini tidak layak menjadi penyelenggara pilkada yang sangat penting bagi masa depan Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut, Mahfud memandang informasi yang beredar di masyarakat mengenai dilegalkannya kegiatan prostitusi oleh lembaga KPU dengan memberikan fasilitas asusila pada setiap kunjungan pimpinan ke daerah, juga harus ditanggapi secara serius oleh pemerintah dan DPR.

Oleh karena itu, menurutnya, kepada seluruh pimpinan KPU yang tersisa agar segera menyelesaikan masa jabatannya, untuk menjaga kehormatan penyelenggara pemilu, dan memastikan hasil Pilkada Serentak Tahun 2024 dapat dipercaya masyarakat.

“Penggantian seluruh komisioner KPU perlu dipikirkan tanpa harus menunda Pilkada November mendatang. Juga tanpa harus membatalkan hasil pemilu yang telah diputuskan atau ditetapkan oleh Mahkamah Konstitusi. Pemilu Presiden dan Legislatif 2024 sebagai hasil kerja KPU kini telah lengkap, sah, dan mengikat,” kata Mahfud.

“Ada putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 80/PUU-IX/2011 yang menyebutkan; ‘kalau ada komisioner KPU mengundurkan diri, maka tidak bisa ditolak atau tidak bisa digantungkan syarat pengunduran dirinya, harus diterima oleh lembaga lain’. Ini mungkin jalan yang baik kalau mau lebih baik,” imbuh mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu.

RakyatPos.ID Network

Berita Terkait

Cuaca 26 Juli, Tiga Kecamatan di Aceh Singkil Hujan Ringan
Serangan Iran semakin tepat sasaran AS, Pentagon curiga Moskow dan Beijing terlibat
Mike Vrabel tiba di konferensi pers Patriots dengan anak anjing di tangan saat dia menghindari pertanyaan Dianna Russini
Aceh Masuk Tiga Besar Nasional Pengusul Dana Indonesia Terbanyak
Cara menonton Diamondbacks vs. Nationals: saluran TV dan opsi streaming untuk 25 Juli
Houthi Menghujani Rudal ke Arab Saudi, Konflik Timur Tengah terus berkobar
Mengapa Jackpot Powerball Inggris Terlihat Lebih Kecil Dibandingkan Jackpot AS
Aceh Emas atau Aceh Gelisah? Haji Uma Beri Kuliah Umum, Tantang Generasi Muda Menjadi Penentu Masa Depan

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 04:54 WIB

Cuaca 26 Juli, Tiga Kecamatan di Aceh Singkil Hujan Ringan

Minggu, 26 Juli 2026 - 04:42 WIB

Serangan Iran semakin tepat sasaran AS, Pentagon curiga Moskow dan Beijing terlibat

Minggu, 26 Juli 2026 - 03:23 WIB

Mike Vrabel tiba di konferensi pers Patriots dengan anak anjing di tangan saat dia menghindari pertanyaan Dianna Russini

Minggu, 26 Juli 2026 - 03:03 WIB

Aceh Masuk Tiga Besar Nasional Pengusul Dana Indonesia Terbanyak

Minggu, 26 Juli 2026 - 02:34 WIB

Cara menonton Diamondbacks vs. Nationals: saluran TV dan opsi streaming untuk 25 Juli

Berita Terbaru

HEADLINE

Cuaca 26 Juli, Tiga Kecamatan di Aceh Singkil Hujan Ringan

Minggu, 26 Jul 2026 - 04:54 WIB