Tak Sampai Bundaran HI, Mahasiswa UI Bubar! Ancam Demo Lagi di Akhir Agustus

- Jurnalis

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatPos.id – Rencana massa mahasiswa yang menggelar aksi di Bundaran HI, Jakarta, Selasa (18/8/2026), berakhir tanpa sampai pada titik tujuan. Setelah dihadang barikade polisi di depan Gedung UOB, massa sejumlah kampus akhirnya mundur dan membubarkan diri.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan pantauan media, massa BEM Universitas Indonesia (UI) pertama kali meninggalkan lokasi sekitar pukul 18.07 WIB. Sementara massa dari Universitas Pancasila (UP) menyusul sekitar pukul 18.34 WIB.

Sebelum bubar, para pengunjuk rasa menyanyikan lagu Tanah Airku bersama-sama sebagai bentuk penghormatan terhadap Indonesia.

Koordinator Sosial dan Politik BEM UI Hafidz Haernanda mengatakan, polisi masih melarang massa bergerak menuju Bundaran HI. Menurut dia, alasan yang disampaikan polisi terkait kekhawatiran aksi tersebut akan mengganggu ketertiban umum.

Karena katanya kita merusak ketertiban umum, kata Hafidz kepada Suara.com, Selasa, (18/8/2026).

Meski gagal mencapai Bundaran HI, Hafidz memastikan aksi ini bukan yang terakhir. BEM UI akan melakukan konsolidasi untuk mempersiapkan tindakan selanjutnya.

“Ini bukan kali terakhir kami datang ke sini. Kami akan terus datang ke sini sampai ada terobosan,” ujarnya.

Hafidz mengatakan, aksi selanjutnya sedang dipersiapkan dan bisa dilaksanakan pada akhir Agustus 2026.

Bawalah Delapan Tuntutan

Sebelumnya, ratusan mahasiswa UI bersama sejumlah elemen mahasiswa berencana menggelar aksi di kawasan Bundaran HI. Aksi tersebut digelar sehari setelah peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Massa membawa delapan tuntutan, mulai dari pemberantasan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN), reforma agraria, penurunan harga bahan pokok dan bahan bakar, hingga evaluasi Proyek Strategis Nasional (PSN).

Mereka juga menuntut diakhirinya program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), menolak sentralisasi kekuasaan dan pemotongan Transfer Daerah (TKD).

Selain itu, mahasiswa meminta pemerintah menetapkan status bencana nasional untuk wilayah Sumatera dan Flores serta mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana.

Tuntutan terakhir berkaitan dengan ruang sipil. Mahasiswa meminta diakhirinya tindakan represif dan intervensi TNI-Polri di ruang sipil serta pembubaran YON TP.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Nasehat Amien Rais kepada Prabowo: Jangan ditelantarkan semua laporan anak buahnya
Skuad DPRK Banda Aceh Runner Up Turnamen Trofeo Corner Arena
Kernel Hearts menerima tanggal rilis Nintendo Switch 2, trailer baru
Prabowo Disebut Sudah Dapat Izin dari Jokowi: Pratikno dan Listyo Sigit Siap Diganti!
Tim Panja DPRA Tinjau Sejumlah Proyek di Aceh Jaya, Ini Tujuannya
Kocak dan Menghibur dalam Lomba HUT ke-81 RI, IKWI Aceh Barat Satukan Keluarga Jurnalis
ESPN yakin Steelers akan mengalami kegagalan besar setelah tahun 2026
Amien Rais: Hampir Dua Tahun Berkuasa, Prabowo Gagal Taklukkan Oligarki

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:13 WIB

Nasehat Amien Rais kepada Prabowo: Jangan ditelantarkan semua laporan anak buahnya

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:58 WIB

Skuad DPRK Banda Aceh Runner Up Turnamen Trofeo Corner Arena

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:53 WIB

Kernel Hearts menerima tanggal rilis Nintendo Switch 2, trailer baru

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:48 WIB

Prabowo Disebut Sudah Dapat Izin dari Jokowi: Pratikno dan Listyo Sigit Siap Diganti!

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:35 WIB

Tim Panja DPRA Tinjau Sejumlah Proyek di Aceh Jaya, Ini Tujuannya

Berita Terbaru

HEADLINE

Skuad DPRK Banda Aceh Runner Up Turnamen Trofeo Corner Arena

Selasa, 18 Agu 2026 - 22:58 WIB