Ringkasan Berita:
- Enam posisi strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gayo Lues kembali terisi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
- Wakil Bupati Gayo Lues, H. Maliki, SE., MAP melantik lima pejabat eselon II dan satu pejabat eselon III, Selasa (18/8/2026).
- Pelantikan ini bukan sekedar rotasi dan pengisian jabatan birokrasi, namun menjadi tantangan baru bagi pejabat untuk membuktikan bahwa amanah yang diberikan dapat diwujudkan.
Laporan Jurnalis Serambi Indonesia Edi Laber | Gayo Lues
RakyatPos.id, BLANGKEJEREN – Enam posisi strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gayo Lues kembali terisi.
Wakil Bupati Gayo Lues, H. Maliki, SE., MAP melantik lima pejabat eselon II dan satu pejabat eselon III, Selasa (18/8/2026).
Pelantikan ini bukan sekedar rotasi dan pengisian jabatan birokrasi, namun menjadi tantangan baru bagi pejabat untuk membuktikan bahwa amanah yang diberikan dapat diwujudkan dalam bentuk kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.
Lima pejabat eselon II yang dilantik adalah Bir Ali, SKM., M.KM., sebagai Kepala Dinas Kesehatan; Darmansyah Putra, S.PT., selaku Kepala Dinas Pangan dan Perikanan; Abdul Wahab, SE., selaku Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
Selanjutnya Rabusin, SE., M.AP., dipercaya sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Sukri, SP., sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah.
Sementara Dr Sri Agusti, M.Ked., Sp.KJ., dilantik sebagai Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Muhammad Ali Kasim (RSUD-MAK) Gayo Lues sebagai pejabat eselon III.
Dalam pelantikan ini, pesan tentang kepercayaan menjadi salah satu hal penting yang ditekankan. Jabatan publik bukan sekadar simbol kekuasaan atau fasilitas, melainkan sebuah tanggung jawab yang pada akhirnya harus dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
Pejabat baru dituntut tidak hanya bekerja di belakang meja, namun harus mampu membaca permasalahan, mengambil keputusan, dan menyajikan solusi yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Tantangan ini semakin besar karena sejumlah jabatan yang kini mereka emban berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari kesehatan, pangan, lingkungan hidup, personalia hingga pelayanan rumah sakit.
Baca juga: Paskibraka Gayo Lues Dilantik Bupati, Siap Mengabdi di HUT Ke-81 RI
Masyarakat kini menunggu kerja nyata dari pejabat baru yang dilantik. Integritas akan diuji melalui setiap keputusan, sedangkan kualitas pelayanan akan dilihat dari manfaat yang dirasakan masyarakat di lapangan.
Sebab, kursi kantor bisa saja berganti penghuni, namun permasalahan masyarakat tidak berubah.
Oleh karena itu, pelantikan ini diharapkan menjadi awal pembuktian, bukan sekedar upacara mutasi jabatan.
Jabatan dapat diberikan melalui keputusan pimpinan, namun kepercayaan masyarakat tidak dapat ditunjuk. Kepercayaan hanya dapat diperoleh melalui kerja nyata, integritas dan keselarasan dengan kepentingan masyarakat.
Kini, masyarakat Gayo Lues menunggu sejauh mana keenam pejabat tersebut mampu mewujudkan amanahnya menjadi kinerja dan membawa perubahan di masing-masing sektor yang dipimpinnya.

















